Bila sebelumnya telah disebutkan ada A'war anak iblis penebar zina, berikutnya ada lagi Zalnabur.
Anak iblis ini menguasai syetan dan menggerakkannya untuk merusak orang-orang di pasar, sehingga para penjual di pasar melakukan tindakan yang tidak dibenarkan menurut hukum islam. Seperti menipu, menjual barang cacat tanpa memberitahukan cacatnya, merusak harga tetangga kanan kirinya, menjual barang-barang yang diharamkan oleh Allah. Merusak penawaran Saudaranya, menghasut agar penjual satu dengan yang lain tidak rukun, menimbulkan perselisihan antara pembeli dengan penjual. Menimbulkan berbagai kerusuhan seperti penjambretan, pencopetan, menyibukkan orang hanya untuk mengurusi dagangannya sehingga lupa ibadah.

Untuk itu seorang muslim harus betul betul mewaspadai upaya Zalnabur dengan semua kaki tangannya. Jangan sampai mereka menguasai kita sehingga sebagai pedagang atau pembeli di pasar lantas melupakan ibadah atau terkena hasutan untuk saling benci dan iri kepada sesama penghuni pasar. Ingatlah pesar Nabi SAW di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim :
" Jika mampu jangan sekali-kali ada kamu menjadi pertama kalinya orang yang masuk ke pasar, dan jangan menjadi orang yang paling akhir keluar pasar. Karena sesungguhnya pasar itu markas syetan dan di pasarlah dia memasang benderanya "
(KH Kasmudi)