Yang hampir selalu saya temui saat membaca koran yang hadir tiap hari di kantor adalah berita tentang kematian. Mulai dari berita kematian seseorang akibat sakit, karena usia, akibat kecelakaan, akibat pembunuhan, atau akibat bunuh diri lantaran ditinggal sang kekasih, dan sebab kematian lain yang beraneka ragam.
Bahkan yang baru saja muncul beritanya adalah seorang bayi meninggal karena ditelantarkan oleh orang tuanya di jalan.

Mati ?

Demikianlah sebutan bagi orang yang sudah tidak bernyawa lagi. Yang sebab tidak bernyawa, maka tubuhpun menjadi pasif, seluruh organ tubuh berhenti beroperasi, panca indera tak lagi berfungsi. Beku dan kaku ...
Dan ternyata mati itu datangnya sewaktu-waktu, tidak mengenal tempat, dimana saja dan kapan saja serta kepada siapa saja.

Bila kehidupan di dunia adalah awal dari proses menuju 'kematian', maka 'kematian' adalah awal dari proses menuju 'kehidupan hakiki', akhirat .

Berikut beberapa ayat - ayat dalam Al Quran yang bertutur tentang mati :

tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. QS Ali Imran 185

tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan. QS Al Anbiyaa 35

tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. QS Al Ankabuut 57

dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh, …. QS Annisaa 78
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". QS Al Jumu’ah 8

Pertanyaan yang saya tujukan untuk diri sendiri : Sudahkah saya siap untuk mati .... ?

Prie - LDII Sampit