Tidak bisa dipungkiri bahwa Akses Internet di Indonesia sudah hampir merata bisa didapat di penjuru tanah air. Dimana ada teknologi wireless mobile phone dapat digunakan di daerah tersebut, maka akses internet pun juga secara otomatis bisa dipakai melalui GPRS. Kemudahan akses internet ini tentu saja harus ditanggapi positif, namun juga perlu kewaspadaan khususnya bagi orang tua yang mempunyai anak di bawah umur.

Banyak hal yang bermanfaat saat kita berselancar di dunia maya, ilmu pengetahuan dan informasi apapun hampir bisa didapatkan di internet. Akan tetapi masih ada juga konten - konten negatif yang tidak sepatutnya untuk dikonsumsi anak dibawah umur ( pornografi, kekerasan dll )

Berikut beberapa tips menjaga keamanan penggunaan internet di keluarga saat mengikuti Workshop Internet Sehat di Palangkaraya yang diselenggarakan oleh DPD LDII Kalimantan Tengah :

  1. Jika di rumah kita ada anak di bawah umur, gunakan Internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah diawasi oleh kita. Jika diperlukan, berilah penjadwalan / pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan internet.
  2. Pelajarilah sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh Internet, secara bersama dengan anggota keluarga yang lain. Ajukanlah pertanyaan kepada mereka. Dengan banyak bertanya, kita menggali sejauh mana mereka memahami internet, juga tentang cara menggali informasi yang bermanfaat, sekaligus menjauhi informasi yang negatif.
  3. Berikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menanggapi / menjawab setiap e-mail ataupun private chat dari orang yang tak dikenal, termasuk tidak membuka file kiriman dari siapapun dan dalam bentuk apapun.
  4. Pertegaslah kepada siapapun yang menggunakan internet di rumah kita untuk tidak memberikan data pribad/keluarga, alamat rumah / sekolah, nomor telepon, tanggal lahir, password dan data diri lainnya kepada orang yang tak dikenal ataupun saat mengisi informasi data diri di situs personal, blog ataupun lainnya di Internet semisal Frienster, Facebook atau MySpace.com
  5. Mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas atau membuat mereka tidak nyaman, baik sengaja ataupun tidak sengaja terbuka. Bujuklah agar mereka terbiasa bercerita kepada kita tentang segala sesuatu hal yang mereka temui di internet.
  6. Tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah kita untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung ( face to face) dengan seseorang yang baru mereka kenal di internet.