Sinergi DPW dan DPD LDII Kaltim Pastikan Presisi Pembangunan Musala Riyadul Jannah Paser

Sinergi DPW dan DPD LDII Kaltim Pastikan Presisi Pembangunan Musala Riyadul Jannah Paser
foto: ilustrasi / istimewa

PASER – Jajaran pengurus DPW LDII Provinsi Kalimantan Timur bersama DPD LDII Kabupaten Paser melakukan kunjungan strategis ke lokasi pembangunan Musala Riyadul Jannah di wilayah Sangkuriman, Minggu (27/9/2026). Agenda utama kunjungan ini adalah pendampingan teknis dalam penentuan arah kiblat sebagai tahapan fundamental sebelum dimulainya konstruksi fasilitas ibadah bagi warga setempat.

Komitmen Pelayanan Organisasi Lintas Tingkat

Prosesi pengukuran arah kiblat yang berlangsung di kompleks pembangunan musala ini melibatkan pimpinan organisasi dari berbagai tingkatan. Kehadiran para pengurus menjadi wujud nyata koordinasi solid antara wilayah, daerah, hingga akar rumput. Pengukuran dilakukan dengan cermat untuk memastikan posisi bangunan benar-benar presisi sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen, sinergi, dan pelayanan organisasi dari tingkat wilayah hingga ke akar rumput. Kita ingin memastikan bahwa musala yang dibangun warga benar-benar presisi tata letaknya dan arah kiblatnya dihitung dengan cermat, ujar Ketua DPW LDII Kaltim, Krishna Purnawan Candra.

Dukungan Penuh Pengurus Daerah terhadap Inisiatif Umat

Ketua DPD LDII Kabupaten Paser, Sofwan Setyawan, menegaskan bahwa lembaganya menempatkan pembangunan sarana ibadah sebagai prioritas dalam pengawalan program kerja. Pendampingan ini diharapkan mampu meminimalisasi hambatan teknis yang mungkin timbul selama fase konstruksi nantinya.

Kami di tingkat DPD selalu siap mengawal setiap niat baik warga, apalagi yang berkaitan dengan pembangunan tempat ibadah. Pendampingan ini adalah wujud nyata teamwork yang solid. Harapannya, pembangunan musala Riyadul Jannah ini bisa berjalan lancar tanpa kendala berarti, tutur Sofwan Setyawan.

Urgensi Ketepatan Arah Kiblat dalam Ibadah

Dalam kesempatan tersebut, para muballigh juga menekankan aspek substansial dari penentuan arah kiblat yang akurat. Menurut mereka, ketepatan kiblat bukan sekadar masalah teknis bangunan, melainkan prasyarat sahnya ibadah yang dilakukan oleh jamaah di masa depan.

Akurasi dalam penentuan kiblat ini sangat penting agar ibadah yang kita kerjakan diterima oleh Allah SWT. Selain itu, dengan kiblat yang sudah dipastikan keakuratannya sejak awal, jamaah akan merasa lebih tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadah kesehariannya nanti, ungkap Muballigh LDII Paser, Ust. Bagus Sastro Wardoyo.

Warga di lingkungan PAC LDII Sangkuriman menyambut positif kehadiran jajaran pimpinan tersebut. Ketua PAC LDII Sangkuriman, Subekti, menyampaikan apresiasinya atas bimbingan yang diberikan. Baginya, dukungan dari DPW dan DPD memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk segera merealisasikan pembangunan Musala Riyadul Jannah sebagai pusat kegiatan pembinaan generasi penerus dan pemersatu umat.

📖 Glosarium Istilah

  • DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia tingkat provinsi.
  • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia tingkat kabupaten atau kota.
  • PAC LDII: Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia tingkat kelurahan atau desa.
  • Arah Kiblat: Arah yang dituju oleh umat Islam saat menunaikan ibadah salat, yakni menghadap ke Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah.
  • Wanhat: Dewan Penasihat yang bertugas memberikan arahan dan nasihat dalam lingkup organisasi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.