Siak – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Dayun secara resmi menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut dipertegas saat audiensi antara jajaran pengurus PC LDII Dayun dengan Camat Dayun, Ruliawan Nugroho, di Kantor Camat Dayun, Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (29/9/2026).
Sinergi Lintas Sektor dalam Mitigasi Bencana Lingkungan
Pertemuan strategis ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahim antarlembaga, melainkan ruang koordinasi untuk mengoptimalkan peran organisasi kemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan bahaya karhutla. Camat Dayun, Ruliawan Nugroho, menekankan bahwa penanganan isu lingkungan di wilayah Siak memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat guna menekan angka potensi kebakaran yang kerap berdampak pada kualitas udara dan kesehatan publik.
Kami berharap LDII dapat membantu pemerintah menyosialisasikan pencegahan karhutla kepada masyarakat. Beberapa waktu terakhir wilayah Siak masih terdampak asap, sehingga pencegahan harus menjadi perhatian bersama, ujar Ruliawan Nugroho.
Lebih lanjut, Ruliawan berharap agar langkah sosialisasi yang dilakukan dapat melampaui sekadar imbauan formal. Ia mendorong adanya perubahan perilaku nyata dalam pengelolaan lahan di tingkat warga, termasuk edukasi mendalam mengenai dampak negatif pembakaran terbuka serta pentingnya melapor lebih awal apabila ditemukan indikasi titik api.
Peran Organisasi Masyarakat sebagai Agen Edukasi Lingkungan
Menanggapi ajakan tersebut, Ketua PC LDII Dayun, Taukhid, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, LDII memiliki jangkauan yang luas hingga ke tingkat akar rumput melalui berbagai kegiatan keagamaan, pengajian, dan aktivitas sosial yang rutin dilakukan.
LDII siap membantu pemerintah mengedukasi masyarakat untuk mencegah karhutla. Jangan bakar lahan, jaga lingkungan, tegas Taukhid dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan bahwa upaya preventif ini merupakan bagian dari kontribusi nyata LDII dalam mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan hidup. Dengan mengintegrasikan materi pencegahan karhutla ke dalam agenda-agenda organisasi, diharapkan pesan perlindungan lingkungan dapat diterima secara persuasif oleh masyarakat luas, sehingga tercipta gerakan kolektif untuk menjaga wilayah Dayun tetap sehat dan terbebas dari ancaman kabut asap.
📖 Glosarium Istilah
- Karhutla: Singkatan dari Kebakaran Hutan dan Lahan, yaitu peristiwa terbakarnya area hutan atau lahan yang menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dan polusi asap.
- PC LDII: Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi tingkat kecamatan yang fokus pada pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
- Mitigasi: Upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko atau dampak dari suatu bencana melalui berbagai langkah preventif dan edukatif.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.