Peran Strategis Wanita LDII Banyuwangi dalam Membentuk Karakter Berbasis Keteladanan Rasulullah

Peran Strategis Wanita LDII Banyuwangi dalam Membentuk Karakter Berbasis Keteladanan Rasulullah
foto: ilustrasi / istimewa

Ketua Wanita LDII Kabupaten Banyuwangi, Tutik Andayaningrum, menekankan urgensi internalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai fondasi utama pendidikan karakter generasi penerus. Penekanan ini disampaikan dalam momentum pengajian akbar yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Kamis (10/9/2026), dengan dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, serta berbagai elemen masyarakat.

Implementasi Nilai Luhur dari Lingkungan Keluarga

Tutik menegaskan bahwa transmisi nilai moral kepada generasi muda tidak cukup hanya melalui penyampaian pesan verbal atau nasihat tekstual. Menurutnya, dibutuhkan manifestasi nyata yang dapat diserap oleh anak melalui observasi harian terhadap perilaku orang tua di rumah.

"Keteladanan tidak cukup hanya dibicarakan atau diajarkan melalui nasihat. Nilai tersebut perlu ditunjukkan melalui sikap dan kebiasaan orang tua sehingga anak dapat melihat dan merasakannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Tutik Andayaningrum.

Rumah diposisikan sebagai madrasah pertama bagi tumbuh kembang anak. Dalam pandangan Wanita LDII, ibu memegang kendali sentral dalam menanamkan nilai-nilai fundamental, seperti kasih sayang, empati, sikap saling menghormati, serta semangat berbagi kepada sesama. Proses pembiasaan ini dipandang sebagai metode paling efektif dalam menumbuhkan integritas karakter sejak dini.

Sinergi Wanita LDII dalam Mendukung Pembangunan Daerah

Kehadiran jajaran Wanita LDII Banyuwangi dalam acara tersebut juga menjadi sarana untuk mempertegas komitmen organisasi dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Dukungan ini diwujudkan melalui penguatan sektor pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga yang menjadi pilar utama dalam stabilitas sosial masyarakat.

Selain fokus pada ketahanan keluarga, Wanita LDII terus melakukan pembinaan intensif terhadap generasi muda. Dengan memperkuat peran perempuan di ranah domestik maupun sosial, diharapkan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian yang dibangun dari dalam rumah tangga dapat bertransformasi menjadi kekuatan kolektif yang mampu memajukan Banyuwangi ke arah yang lebih baik.

📖 Glosarium Istilah

  • Keteladanan: Tindakan memberikan contoh perilaku baik yang dapat ditiru oleh orang lain, khususnya dalam lingkup keluarga.
  • Wanita LDII: Organisasi sayap Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pembinaan keluarga.
  • Pendopo Sabha Swagata Blambangan: Gedung utama kediaman resmi Bupati Banyuwangi yang sering digunakan untuk agenda pemerintahan dan kegiatan masyarakat.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.