PC LDII Sarolangun Gelar Evaluasi Belajar Mengajar dan Bagikan Rapor Generus Caberawit

PC LDII Sarolangun Gelar Evaluasi Belajar Mengajar dan Bagikan Rapor Generus Caberawit
foto: istimewa / sumber asli

Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Sarolangun menggelar evaluasi kegiatan belajar mengajar sekaligus menyerahkan rapor hasil pembelajaran agama bagi anak-anak usia Pendidikan Anak Usia Dini hingga tingkat Caberawit. Kegiatan yang menjadi tolok ukur pembinaan generasi penerus ini dilangsungkan di Masjid Nurussalam, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Optimalisasi Mutu Pembinaan Melalui Evaluasi Berkala

Pelaksanaan evaluasi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana daya serap dan capaian peserta didik terhadap materi keagamaan yang telah disampaikan oleh para guru ngaji di tingkat Pimpinan Anak Cabang. Penanggung Jawab Program Pembinaan PC LDII Sarolangun, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa hasil penilaian tersebut berfungsi sebagai instrumen penting untuk memetakan perkembangan kemampuan anak sekaligus menyempurnakan metode pembinaan ke depannya.

“Jadi, tujuan evaluasi ini di antaranya adalah sebagai bentuk pembinaan dan untuk mengetahui sejauh mana capaian anak-anak kita tentang materi pengajian yang sudah disampaikan oleh para guru ngaji masing-masing,” ujar Muhammad Ali.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa agenda evaluasi kegiatan belajar mengajar tersebut diprogramkan berlangsung secara rutin sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu tahun. Setelah periode Oktober ini, rangkaian penilaian berikutnya dijadwalkan kembali pada Januari mendatang dengan melibatkan partisipasi aktif para pengajar dari berbagai PAC.

“Evaluasi program KBM akan kita laksanakan setahun dua kali agar apa yang sudah disampaikan bisa diketahui sejauh mana capaiannya,” tambah Muhammad Ali.

Peran Rapor Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi Anak

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan, Abdul Qodir, mengungkapkan bahwa pembagian lembar rapor ini bertujuan agar para peserta didik beserta orang tua mereka dapat memantau secara transparan hasil belajar yang telah dicapai. Langkah tersebut diyakini mampu membangkitkan semangat anak-anak agar lebih giat dan disiplin dalam mengikuti kegiatan pengajian rutin.

“Setelah kita melaksanakan evaluasi, kita berikan rapor hasil evaluasinya. Dengan demikian, mereka bisa mengetahui hasilnya sehingga nantinya lebih termotivasi dalam mengikuti pengajian di PAC LDII masing-masing,” ujar Abdul Qodir.

Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan evaluasi pada periode-periode selanjutnya dapat terselenggara dengan lebih optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung baik oleh para peserta didik maupun jajaran tenaga pendidik.

Melalui agenda ini, PC LDII Sarolangun terus memperkuat komitmennya dalam memantau proses pendidikan agama secara berkesinambungan, sekaligus mempererat koordinasi lintas tingkatan demi mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berilmu.

📖 Glosarium Istilah

  • Caberawit: Istilah internal dalam organisasi LDII untuk menyebut kelompok pembinaan anak usia dini hingga sekolah dasar.
  • KBM: Kegiatan Belajar Mengajar yang menjadi rutinitas harian atau mingguan dalam sistem pendidikan non-formal.
  • PAC: Pimpinan Anak Cabang, struktur organisasi tingkat kelurahan atau desa.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.