Membentuk Karakter Generasi Emas melalui Festival Anak Soleh PC LDII Pondok Aren

Membentuk Karakter Generasi Emas melalui Festival Anak Soleh PC LDII Pondok Aren
foto: ilustrasi / istimewa

Membentuk Karakter Generasi Emas melalui Festival Anak Soleh PC LDII Pondok Aren

PC LDII Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, kembali menggelar Selatan, bekerja sama dengan Yayasan Ponpes Manbaul Ulum Al Mubarok, sukses menyelenggarakan Festival Anak Soleh (FAS) 2026. Perhelatan yang berlangsung pada Minggu (28/9/2026) di Masjid Manbaul Ulum, Jurang Mangu Barat, ini menjadi ajang unjuk bakat bagi ratusan peserta dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di wilayah tersebut.

Revitalisasi Pembinaan Generasi Penerus

Festival ini diikuti oleh anak-anak mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar kelas 6, dengan didampingi oleh orang tua mereka. Ajang ini menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan moral dan karakter anak sejak dini.

Festival Anak Soleh disini terakhir dilaksanakan pada 2014. Setelah cukup lama vakum, kemudian jumlah anak-anak cukup banyak, akhirnya kami menghidupkan kembali FAS sebagai bagian dari pembinaan generasi penerus, ujar Ketua PAC LDII Jurang Mangu Barat, Irdha Setiawan.

Irdha menekankan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih kemandirian dan kepercayaan diri anak saat tampil di depan publik. Langkah ini merupakan bagian integral dari visi besar LDII dalam membentuk Generasi Emas Indonesia 2045, dengan mengedepankan penanaman 29 karakter luhur.

Penguatan Kompetensi Dakwah melalui Pemilihan Dai Cilik

Salah satu fokus utama dalam festival ini adalah perlombaan pemilihan dai cilik (pildacil). Ketua PC LDII Kecamatan Pondok Aren, Fauzi Darmawan, menyatakan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan krusial yang harus dimiliki generasi masa depan, melengkapi pendidikan formal yang mereka tempuh.

Program unggulan kami yaitu pildacil selaras dengan makna LDII sebagai Lembaga Dakwah Islam Indonesia. Harapannya, dakwah LDII nantinya dapat dinikmati dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, tutur Fauzi Darmawan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana FAS 2026, Fauzan, menjelaskan bahwa pemilihan kategori pildacil dan adzan didasarkan pada kebutuhan untuk melahirkan bibit-bibit unggul dalam berdakwah. Peserta yang tampil di panggung utama merupakan talenta-talenta pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat di tingkat PAC masing-masing.

Melahirkan bibit-bibit unggul untuk melakukan dakwah di lingkungan LDII tentunya menjadi fokus FAS tahun ini. Hal tersebut yang perlu dibiasakan dan dilatih sejak dini, pungkas Fauzan.

Selain kategori pildacil dan adzan, kemeriahan acara juga didukung oleh beragam perlombaan lainnya, seperti fashion syari, seni menggambar, dan mewarnai. Kehadiran bazar UMKM dari warga sekitar serta partisipasi aktif para santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Al Mubarok turut memberikan warna positif pada keseluruhan agenda tersebut.

📖 Glosarium Istilah

  • PC LDII: Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi setingkat kecamatan.
  • PAC LDII: Pimpinan Anak Cabang, struktur organisasi LDII yang berada di tingkat kelurahan atau desa.
  • Pildacil: Singkatan dari Pemilihan Dai Cilik, ajang perlombaan berdakwah bagi anak-anak untuk melatih keterampilan public speaking dan agama.
  • Karakter Luhur: Kumpulan nilai-nilai etika dan moral yang ditanamkan LDII kepada generasi penerus agar memiliki kepribadian mulia.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.