LDII Sekupang Gelar Festival Anak Sholeh untuk Tanamkan 29 Karakter Luhur Sejak Dini

LDII Sekupang Gelar Festival Anak Sholeh untuk Tanamkan 29 Karakter Luhur Sejak Dini
foto: istimewa / sumber asli

BATAM — Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Sekupang menggelar Festival Anak Sholeh (FAS) yang melibatkan lebih dari 150 peserta tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Ajang keagamaan yang berlangsung meriah di halaman Masjid Baitul Jannah, Patam Asri, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu, 11 Oktober 2026 ini dirancang khusus untuk mengasah potensi diri sekaligus menanamkan fondasi 29 Karakter Luhur secara aplikatif dan menyenangkan.

Pengembangan Potensi Generasi Penerus Melalui Ajang Kreativitas

Pelaksanaan agenda tahunan ini menarik perhatian ratusan warga serta orang tua yang mendampingi anak-anak mereka sejak pagi hari. Beragam cabang perlombaan bernuansa Islami disajikan untuk memacu semangat kompetisi yang sehat di kalangan peserta didik. Panitia pelaksana menilai momentum hari libur akhir pekan sangat efektif jika diisi dengan kegiatan positif yang membangun kecintaan terhadap nilai-nilai agama.

Ketua Panitia FAS, Heru Setiawan, menegaskan bahwa festival tersebut tidak hanya sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan sarana evaluasi bagi anak-anak untuk mempraktikkan materi kepribadian yang selama ini mereka peroleh di dalam kegiatan pengajian rutin.

“Kami ingin anak-anak mengisi Minggu pagi dengan kegiatan yang saleh, gembira, dan berprestasi. Lebih dari 150 peserta ikut, ini bukti antusiasme orang tua dan anak yang luar biasa,” ujar Heru Setiawan.

Melalui pendekatan edukatif yang dikemas secara rekreatif, para peserta diajak untuk melatih mental kompetitif sekaligus mempererat tali silaturahim antargenerasi muda di wilayah Sekupang dan sekitarnya.

Dukungan Pemerintah Setempat Terhadap Pembinaan Karakter Anak

Penyelenggaraan Festival Anak Sholeh ini mendapat sambutan hangat dari jajaran pemerintah daerah setempat. Lurah Patam Lestari, Redo Lithorny Fourty Grav, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi LDII dalam membentengi moral generasi muda dari dampak negatif disrupsi teknologi.

“Perkembangan dunia digital menghadirkan tantangan tersendiri bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ujar Redo Lithorny Fourty Grav, menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Kepulauan Riau, Siajis, berharap agar kegiatan pembinaan yang konstruktif ini dapat direplikasi secara masif oleh struktur organisasi di wilayah lain demi memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan karakter.

“Kegiatannya sangat positif, anak-anak ceria, edukatif, dan religius. Kami dari DPW LDII Kepri sangat mengapresiasi. Harapannya kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Penanaman nilai-nilai agama dan karakter sejak dini diharapkan menjadi fondasi bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan pada masa mendatang,” kata Siajis.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Patam Lestari, Maudi, Ketua PC LDII Sekupang, Sugeng Arianto, serta jajaran pengurus harian setempat yang memantau jalannya kegiatan hingga tuntas.

📖 Glosarium Istilah

  • LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, sebuah organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia berakhlak mulia.
  • 29 Karakter Luhur: Prinsip moral dan etika pembinaan warga LDII yang meliputi sifat rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, serta bekerja keras dengan profesional.
  • Festival Anak Sholeh: Agenda perlombaan keagamaan anak-anak untuk mengasah kemampuan spiritual, keberanian, dan kreativitas berbasis nilai Islam.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.