LDII DIY Perkuat Nilai Pancasila sebagai Fondasi Utama Mewujudkan Pancamulia

LDII DIY Perkuat Nilai Pancasila sebagai Fondasi Utama Mewujudkan Pancamulia
foto: ilustrasi / istimewa

Yogyakarta – Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimaknai sebagai langkah strategis bagi masyarakat untuk memperkokoh persatuan dan kerukunan bangsa. Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY, Atus Syahbudin, menegaskan pentingnya mentransformasikan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam aksi nyata kehidupan sehari-hari, alih-alih menjadikannya sekadar seremoni seremonial tahunan.

Integrasi Nilai Kebangsaan dalam Akselerasi Pancamulia

Atus Syahbudin memaparkan bahwa pengamalan butir-butir Pancasila memiliki korelasi erat dengan upaya mewujudkan visi Pancamulia di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, implementasi nilai kebangsaan dapat diwujudkan melalui dakwah yang menyejukkan, penanaman karakter luhur, hingga pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada kearifan lokal Yogyakarta. Langkah ini juga selaras dengan kontribusi nyata terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“Pancasila tidak cukup hanya menjadi nilai yang kita pahami. Nilainya harus terlihat dalam kehidupan masyarakat. Gotong royong, kepedulian, kerukunan, dan tanggung jawab sosial sejalan dengan upaya mewujudkan Pancamulia DIY,” ujar Atus.

Peran Strategis Generasi Muda dalam Pembangunan Bangsa

Dalam pandangan Atus, generasi muda memegang peranan krusial sebagai agen penggerak dalam penerapan nilai-nilai Pancasila. Penguatan karakter, pemahaman wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi fondasi utama. Selain itu, kemampuan literasi digital di era disrupsi harus dibarengi dengan tanggung jawab moral agar teknologi benar-benar memberikan kemaslahatan bagi khalayak luas.

“Generasi muda perlu memiliki karakter yang kuat dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Kemampuan memanfaatkan teknologi juga perlu diiringi tanggung jawab agar teknologi memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Atus.

Sinergi Lintas Sektor Memperkokoh Ketahanan Masyarakat

Dosen Fakultas Kehutanan UGM ini menekankan bahwa visi Pancamulia memerlukan kolaborasi lintas elemen. Organisasi kemasyarakatan, institusi pendidikan, unit terkecil keluarga, hingga komunitas masyarakat harus bergerak secara harmonis sesuai kapasitas bidang masing-masing. Hari Kesaktian Pancasila pun dinilai sebagai pengingat fundamental untuk terus merajut kerja sama demi membangun masyarakat Yogyakarta yang rukun, berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan.

📖 Glosarium Istilah

  • Pancamulia: Visi pembangunan daerah Yogyakarta yang mencakup kemuliaan dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial, dan lingkungan.
  • SDGs: Sustainable Development Goals, agenda global PBB untuk mencapai pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan manusia dan menjaga lingkungan.
  • DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan keagamaan yang berfokus pada pembangunan karakter bangsa.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.