Ketua DPRD OKU Puji Konsistensi LDII dalam Membentuk Karakter Generasi Emas
OKU – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Ketua DPRD Kabupaten OKU, Syahril Elmi, secara resmi membuka perhelatan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cavling 354, Kurup, Kecamatan Lubuk Batang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi LDII untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada para pemuda. Melalui program CAI, para peserta tidak hanya diajak untuk berkemah, melainkan mengikuti serangkaian pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, pembangunan karakter akhlakul karimah, kemandirian, hingga tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Apresiasi terhadap Kontribusi Strategis LDII bagi Pembangunan Bangsa
Dalam sambutannya, Syahril Elmi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi berkelanjutan organisasi keagamaan tersebut. Menurutnya, inisiatif yang dilakukan LDII selaras dengan cita-cita besar bangsa Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Saya mengapresiasi LDII yang konsisten membina generasi yang berilmu, akhlakul karimah, mandiri serta generasi yang kompak bersinergi dalam menjaga kepedulian lingkungan terhadap alam ini. Ini modal penting bagi pembangunan bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," ujar Syahril.
Syahril menekankan bahwa tantangan di era disrupsi teknologi menuntut pemuda untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan kebijakan dalam pengambilan keputusan agar teknologi tetap menjadi alat, bukan sebaliknya.
"Teknologi semakin cerdas, namun belum tentu manusia semakin bijaksana. Sehebat apa pun teknologi, ketika SDM kita memiliki akhlak, iman, dan karakter yang kuat, ia tidak akan menjadi budak teknologi," tegasnya.
Sinergi Keluarga dan Lingkungan dalam Pembinaan Karakter
Sejalan dengan harapan tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten OKU, Sapto Surono, menjelaskan bahwa proses pendidikan generasi penerus di lingkungan LDII dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Pihaknya meyakini bahwa keluarga adalah episentrum pendidikan pertama yang harus dioptimalkan fungsinya.
"Nilai-nilai yang diperoleh dalam kegiatan CAI diharapkan tidak berhenti selama perkemahan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam memperkuat kebiasaan baik, membangun komunikasi dengan anak, serta memberikan keteladanan," ujar Sapto.
Lebih lanjut, Sapto menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang positif. Harapannya, generasi muda tidak sekadar kompeten di bidang akademis, namun memiliki integritas dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Acara perkemahan selama tiga hari ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Camat Lubuk Batang, pihak Polsek dan Danramil setempat, Kepala Desa Lubuk Batang, serta jajaran Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten OKU.
📖 Glosarium Istilah
- Permata CAI: Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia, agenda rutin LDII untuk pembinaan karakter pemuda berbasis alam dan agama.
- Akhlakul Karimah: Istilah untuk budi pekerti yang luhur dan terpuji sesuai tuntunan syariat Islam.
- Indonesia Emas 2045: Visi pembangunan jangka panjang Indonesia untuk menjadi negara maju di tahun 2045.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.