Kemenhaj dan KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Perkuat Persiapan Calon Jamaah Haji 2027–2028

Kemenhaj dan KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Perkuat Persiapan Calon Jamaah Haji 2027–2028
foto: ilustrasi / istimewa

GRESIK – Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Minhajurrosyidin Gresik menyelenggarakan sosialisasi intensif bagi calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat pada periode 2027–2028. Acara yang berlangsung di Ballroom LDII Kabupaten Gresik pada Minggu (20/9/2026) ini difokuskan pada penguatan pemahaman teknis dan kesiapan menyeluruh para tamu Allah sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Pentingnya Kesiapan Dini Bagi Calon Jamaah Haji

Sosialisasi ini ditekankan sebagai langkah krusial untuk mematangkan aspek fisik, mental, hingga administrasi para calon jamaah. Mengingat dinamika regulasi penyelenggaraan haji yang terus berkembang dari waktu ke waktu, pihak otoritas memandang perlu adanya edukasi sejak dini agar calon jamaah tidak mengalami kendala saat mendekati masa keberangkatan.

"Calon jamaah haji perlu mempersiapkan diri sedini mungkin. Jangan menunggu mendekati keberangkatan. Informasi terkait penyelenggaraan haji terus berkembang, sehingga calon jamaah perlu mengikuti informasi resmi dari Kemenhaj, dan aktif mengikuti pembinaan yang diberikan KBIHU," ujar Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Gresik, Lulus.

Lulus menambahkan, ketahanan fisik dan pemahaman mendalam mengenai rukun serta wajib haji menjadi pilar utama dalam menjamin kelancaran ibadah. Ia mendorong agar setiap calon jamaah secara proaktif memantau perkembangan aturan resmi agar sinkronisasi data dan kebutuhan administrasi dapat berjalan tanpa hambatan.

"Yang paling penting adalah calon jamaah memahami prosesnya, menjaga kesehatan, mengikuti bimbingan manasik, serta mempersiapkan diri secara matang," tegas Lulus di hadapan para peserta sosialisasi.

Sinergi Pendampingan Berkelanjutan untuk Jamaah

Ketua KBIHU Minhajurrosyidin Gresik sekaligus Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, Khusnul Hamidi, menuturkan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen lembaganya dalam memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para calon duyufurrahman. Ia memastikan bahwa seluruh proses pembinaan akan difasilitasi secara bertahap hingga tahun keberangkatan tiba.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap calon jamaah haji mendapatkan informasi yang benar dan terbaru, sehingga dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun pemahaman manasik haji," kata Khusnul Hamidi.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi langsung terkait berbagai detail teknis, mulai dari alur pendaftaran, prosedur kesehatan, hingga teknis pelaksanaan ibadah. Konsistensi dalam mengikuti program bimbingan manasik menjadi kunci yang diharapkan mampu membentuk kemandirian jamaah saat berada di Tanah Suci nanti.

"Melalui sosialisasi ini, KBIHU Minhajurrosyidin Gresik berharap seluruh calon jamaah dapat mengikuti pembinaan secara konsisten hingga saatnya diberangkatkan," pungkas Khusnul.

📖 Glosarium Istilah

  • KBIHU: Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, lembaga yang membantu jamaah dalam pendampingan manasik dan teknis pelaksanaan haji.
  • Manasik Haji: Serangkaian latihan atau simulasi praktik ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
  • Duyufurrahman: Istilah yang berarti tamu-tamu Allah, sebutan mulia bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji atau umrah.
  • Kemenhaj: Singkatan dari Kementerian Haji, instansi pemerintah yang berwenang dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.