DPW LDII Lampung Perkuat Sinergi Organisasi Menuju Profesionalisme dan Adaptabilitas
BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Triwulan III Tahun 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di Masjid Hizbullah, Bandar Lampung, pada Minggu (4/10/2026) ini mengusung tema besar bertajuk “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Organisasi yang Profesional dan Adaptif menuju Lampung Maju”.
Optimalisasi Komunikasi Strategis dan Pengembangan Kualitas Pengurus
Penyelenggaraan Rakorwil ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran pengurus untuk mengevaluasi kinerja serta menyelaraskan langkah organisasi ke depan. Dewan Penasihat DPW LDII Lampung, Antoni Prawiranegara, menekankan pentingnya komunikasi sebagai fondasi utama dalam membangun jejaring yang solid dengan berbagai pihak eksternal.
Untuk memperkuat organisasi, komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan. Bangun komunikasi yang baik dengan stakeholder sesuai dengan tingkatannya, ujar Antoni Prawiranegara.
Selain menyoroti aspek komunikasi, Antoni juga memberikan arahan agar para pengurus senantiasa menempatkan diri sebagai solutor bagi setiap tantangan yang dihadapi oleh warga LDII. Baginya, peningkatan kapasitas individu pengurus menjadi prasyarat mutlak untuk dapat memberikan pelayanan serta pembinaan umat yang berkualitas.
Penguatan Literasi Organisasi dan Implementasi Delapan Bidang Pengabdian
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, Heri Sensustadi, menekankan urgensi literasi organisasi bagi seluruh jajaran pengurus. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap aturan dasar dan wawasan keorganisasian adalah modal dasar untuk menjaga eksistensi dan marwah lembaga.
Baca dan pahami AD/ART LDII, berita di website ldii.or.id, dan di Majalah Nuansa Persada. Dalami delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa dan penerapan 29 karakter luhur, tegas Heri Sensustadi.
Heri juga memaparkan sejumlah kiprah nyata yang telah dilakukan oleh LDII Lampung dalam kurun waktu terakhir. Beberapa inisiatif tersebut meliputi partisipasi aktif dalam Seminar Hari Hutan Indonesia yang dibarengi dengan aksi penanaman pohon, hingga keterlibatan dalam pelaksanaan salat Istisqa, baik secara kolaboratif bersama pemerintah daerah maupun secara mandiri di tingkat PC dan PAC.
Transformasi Digital dan Pengelolaan Etalase Media Sosial
Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya, memberikan perhatian khusus pada pengelolaan ruang publik digital. Ia mengingatkan bahwa media sosial saat ini berfungsi sebagai etalase digital yang mencerminkan kredibilitas sebuah organisasi di mata masyarakat luas.
Media sosial menjadi salah satu ruang yang mudah diakses masyarakat. Ruang publik digital, seperti media sosial, adalah etalase digital yang dapat dilihat semua orang. Apa yang disampaikan di sana, akan menjadi bagian penilaian oleh masyarakat, papar M Aditya.
Aditya menambahkan bahwa setiap interaksi digital yang dilakukan oleh pengurus bukan lagi sekadar ekspresi pribadi, melainkan representasi dari nilai-nilai organisasi. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pengurus serta generasi muda LDII untuk bertransformasi menjadi produsen konten positif. Optimalisasi media sosial diharapkan dapat menjadi sarana dakwah modern yang menyebarkan pesan menyejukkan sekaligus menangkal narasi negatif atau hoaks di dunia maya.
📖 Glosarium Istilah
- Rakorwil: Rapat Koordinasi Wilayah, forum internal untuk menyelaraskan kebijakan dan program kerja di tingkat provinsi.
- Stakeholder: Pemangku kepentingan atau pihak-pihak yang memiliki keterkaitan, peran, dan pengaruh dalam operasional organisasi.
- AD/ART: Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dokumen konstitusi yang menjadi pedoman utama jalannya organisasi.
- Delapan Bidang Pengabdian: Fokus pengabdian LDII yang meliputi bidang kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, teknologi digital, energi baru terbarukan, dan ketahanan pangan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.