DENPASAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Denpasar sukses menyelenggarakan turnamen futsal bertajuk LDII Denpasar Cup. Kompetisi yang berlangsung di Lapangan My Stadium, Denpasar Barat, pada Minggu (27/09/2026) tersebut, mempertemukan tim-tim muda dari berbagai wilayah di seluruh penjuru Kota Denpasar untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mempererat tali silaturahim.
Sinergi Strategis Pengembangan Potensi Atlet Muda
Pelaksanaan ajang olahraga ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora). Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Eka Aprian, yang hadir secara langsung mengungkapkan bahwa kompetisi ini merupakan wahana krusial untuk memetakan bakat atlet masa depan.
Pemkot Denpasar terus membuka ruang pendampingan agar talenta muda tersebut mampu berkembang hingga menorehkan prestasi di kancah yang lebih luas, ujar I Wayan Eka Aprian.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membina generasi penerus bangsa. Integrasi program ini diharapkan mampu menjangkau pembinaan sejak usia dini dengan pendampingan yang lebih terukur melalui koordinasi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Internalisasi Karakter Luhur Melalui Sportivitas Lapangan
Bagi LDII, turnamen futsal ini bukan sekadar ajang adu taktik di lapangan. Wakil Ketua DPD LDII Kota Denpasar, Agus Purmadi, menyatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah pembentukan watak generasi muda yang tangguh dan berintegritas tinggi.
Selain memupuk sportivitas tinggi seperti menghormati lawan dan menerima keputusan wasit, kami berharap para pemain mampu menginternalisasi 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari, kata Agus Purmadi.
Menurutnya, melalui olahraga, pemuda dapat belajar mengendalikan diri dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Agenda ini sekaligus diproyeksikan sebagai upaya konkret LDII dalam menyongsong peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dengan semangat kolaborasi yang berkelanjutan.
Dukungan Lintas Sektor untuk Kemajuan Generasi Muda
Kesuksesan penyelenggaraan turnamen ini tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Denpasar yang memberikan dukungan signifikan. Perwakilan BSI KC Denpasar, Arie W Maha Putra, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemitraan strategis yang terjalin dengan LDII dalam mendukung kegiatan positif kepemudaan.
Selain dukungan perbankan, sejumlah entitas usaha lokal juga turut berpartisipasi sebagai mitra pendukung, di antaranya Aditya Furniture, AWB Postmedia, Kue Pukis Haji Sabiel, Sumiar Law Firm, Terbul Mini H&H, Djendral Pukis, Auto Battery, Bake With Bunda, Ayam Tulang Lunak Riski, serta komunitas Generus Renon. Sinergi lintas sektoral ini mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat Denpasar yang sehat, bugar, dan berdaya saing tinggi.
📖 Glosarium Istilah
- Disdikpora: Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, lembaga pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas pengembangan pendidikan dan prestasi olahraga.
- 29 Karakter Luhur: Pedoman etika dan perilaku yang diterapkan dalam lingkungan warga LDII untuk membentuk karakter yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
- KONI: Komite Olahraga Nasional Indonesia, organisasi yang menjadi induk bagi seluruh cabang olahraga prestasi di Indonesia.
- Haornas: Hari Olahraga Nasional yang diperingati setiap tahun sebagai momentum untuk membangkitkan semangat olahraga bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.