Wisata Kota Bharu Malaysia: Menyusuri Kota Budaya di Kelantan
Dari pasar tradisional, istana kerajaan, masjid bersejarah, kerajinan tangan hingga pantai di tepi Laut China Selatan, Kota Bharu menghadirkan wajah Malaysia yang kaya budaya.
Berada di bagian timur laut Semenanjung Malaysia, Kota Bharu merupakan ibu kota negara bagian Kelantan. Kota ini dikenal sebagai salah satu kawasan yang kuat mempertahankan identitas budaya Melayu, mulai dari seni tradisional, batik, songket, kerajinan perak, arsitektur hingga kuliner khas Kelantan.
Bagi wisatawan dari Indonesia, Kota Bharu menarik karena suasananya relatif berbeda dari destinasi Malaysia yang lebih populer seperti Kuala Lumpur atau Penang. Di sini, perjalanan wisata dapat diisi dengan berjalan kaki menyusuri kawasan heritage, berbelanja di pasar tradisional, mencicipi makanan lokal dan menikmati suasana pantai.
Kota Bharu, Destinasi untuk Menikmati Budaya
Salah satu kekuatan Kota Bharu adalah kedekatannya dengan budaya masyarakat Kelantan. Kawasan pusat kota memiliki sejumlah objek wisata yang relatif berdekatan sehingga wisatawan dapat menyusun perjalanan dalam satu kawasan.
1. Pasar Siti Khadijah
Pasar Siti Khadijah menjadi salah satu ikon Kota Bharu. Pasar bertingkat ini menawarkan suasana perdagangan lokal yang ramai, dengan berbagai produk segar, makanan, jajanan tradisional, pakaian dan kerajinan.
Wisatawan dapat datang pada pagi hari untuk merasakan atmosfer pasar sekaligus berburu kuliner dan oleh-oleh khas Kelantan.
2. Kampung Kraftangan
Bagi pencinta budaya dan kerajinan, Kampung Kraftangan merupakan tempat menarik untuk melihat berbagai hasil seni tradisional Kelantan, seperti batik, songket, kerajinan perak dan ukiran.
Tempat ini juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal proses pembuatan sejumlah kerajinan tradisional.
3. Istana Jahar
Istana Jahar merupakan museum yang memperkenalkan tradisi dan kehidupan kerajaan Kelantan. Bangunan dan koleksi di dalamnya memberikan gambaran mengenai sejarah, adat istiadat serta perlengkapan kerajaan.
Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan perjalanan wisata dengan pengalaman sejarah dan budaya.
4. Masjid Muhammadi
Masjid Muhammadi merupakan salah satu bangunan penting dalam sejarah Kota Bharu. Masjid ini memiliki arsitektur khas dan menjadi bagian dari kawasan wisata budaya Kota Bharu.
Bagi pengunjung, etika berpakaian dan penghormatan terhadap aktivitas ibadah perlu menjadi perhatian ketika berkunjung ke kawasan masjid.
5. Gelanggang Seni
Gelanggang Seni menjadi salah satu tempat untuk mengenal seni tradisional Kelantan. Berbagai bentuk seni budaya seperti silat, permainan tradisional, musik, layang-layang tradisional, Wayang Kulit dan kesenian lokal menjadi bagian dari kekayaan budaya yang dapat ditemui di kawasan ini.
6. Pantai Cahaya Bulan
Jika ingin keluar sejenak dari suasana pusat kota, Pantai Cahaya Bulan dapat menjadi pilihan. Pantai ini memiliki hamparan pasir yang luas dan menjadi salah satu tempat rekreasi masyarakat lokal.
Suasana pantai dapat dinikmati untuk bersantai, berjalan di tepi pantai, menikmati makanan ringan atau sekadar melihat aktivitas masyarakat sekitar.
Menjelajah Kota Bharu dengan Jalan Kaki
Salah satu pengalaman menarik di Kota Bharu adalah menjelajahi kawasan pusat kota secara perlahan. Sejumlah objek wisata budaya berada dalam kawasan yang relatif berdekatan.
Wisatawan dapat menggabungkan Pasar Siti Khadijah, Kampung Kraftangan, Istana Jahar, museum dan sejumlah bangunan bersejarah dalam satu rangkaian perjalanan.
Kuliner yang Patut Dicoba
Perjalanan ke Kelantan tentu belum lengkap tanpa mencoba makanan lokal. Kawasan pasar dan pusat kuliner Kota Bharu menawarkan berbagai pilihan makanan dan jajanan tradisional.
- Nasi kerabu dengan warna biru yang khas.
- Nasi dagang dengan lauk dan kuah khas Kelantan.
- Ayam percik dengan bumbu gurih dan kaya rempah.
- Keropok lekor sebagai camilan berbahan ikan.
- Berbagai kuih dan makanan manis tradisional Kelantan.
Rute dari Jakarta ke Kota Bharu
Bagi wisatawan dari Jakarta, perjalanan menuju Kota Bharu dapat dirancang dengan penerbangan menuju Kuala Lumpur terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan menuju Kota Bharu.
Berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kuala Lumpur.
Dari Kuala Lumpur, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan penerbangan domestik menuju Bandara Sultan Ismail Petra di Kelantan.
Setelah tiba di Kelantan, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Bharu menggunakan taksi, layanan transportasi daring atau kendaraan sewaan.
Jakarta, Indonesia
Kuala Lumpur
Sultan Ismail Petra Airport
Kota Bharu, Kelantan
Alternatif lain adalah perjalanan darat dari Kuala Lumpur menuju Kota Bharu menggunakan bus. Pilihan ini membutuhkan waktu lebih panjang, tetapi dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan darat di Semenanjung Malaysia.
Contoh Itinerary 3 Hari 2 Malam
Hari Pertama — Tiba di Kota Bharu
- Tiba di Sultan Ismail Petra Airport.
- Menuju hotel dan check-in.
- Menjelajahi pusat Kota Bharu.
- Menikmati kuliner lokal.
- Istirahat.
Hari Kedua — Heritage & Budaya
- Pasar Siti Khadijah.
- Kampung Kraftangan.
- Istana Jahar.
- Masjid Muhammadi.
- Gelanggang Seni atau museum.
- Mencicipi kuliner khas Kelantan.
Hari Ketiga — Pantai & Pulang
- Menikmati suasana pagi.
- Berwisata ke Pantai Cahaya Bulan.
- Membeli oleh-oleh.
- Menuju bandara.
- Kembali menuju Kuala Lumpur dan Jakarta.
Tips Berwisata Aman dan Nyaman
Paspor, tiket, bukti hotel dan dokumen penting sebaiknya disimpan dalam tempat yang aman. Simpan juga salinan digital untuk keadaan darurat.
Pembayaran digital semakin umum, tetapi uang tunai tetap berguna ketika berbelanja di pasar tradisional atau tempat tertentu.
Pilih transportasi resmi, taksi atau layanan transportasi daring. Pastikan tujuan dan tarif telah diketahui sebelum perjalanan.
Kelantan memiliki iklim tropis. Periksa prakiraan cuaca sebelum menuju pantai atau melakukan aktivitas luar ruangan.
Kenakan pakaian yang sopan ketika memasuki tempat ibadah, museum kerajaan atau kawasan budaya. Ikuti aturan yang berlaku di masing-masing tempat.
Saat berada di pasar atau kawasan ramai, simpan telepon, dompet dan paspor dengan baik. Hindari membawa barang berharga secara berlebihan.
Kota Bharu lebih menarik dinikmati secara perlahan. Sisakan waktu untuk berjalan kaki, mencicipi makanan lokal dan berbincang dengan masyarakat setempat.
Waktu yang Tepat untuk Berkunjung
Sebelum menentukan tanggal perjalanan, wisatawan sebaiknya melihat kondisi cuaca dan kalender perjalanan. Untuk wisata budaya dan kawasan kota, jadwal perjalanan dapat dibuat fleksibel. Sementara untuk aktivitas pantai dan luar ruangan, kondisi cuaca perlu menjadi pertimbangan utama.
Kota Bharu, Ketika Liburan Menjadi Perjalanan Budaya
Kota Bharu menawarkan sesuatu yang berbeda bagi wisatawan Indonesia. Kota ini tidak hanya menghadirkan tempat untuk berfoto, tetapi juga memberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana budaya Melayu Kelantan dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari keramaian Pasar Siti Khadijah, bangunan bersejarah, kerajinan tradisional, masjid, kuliner hingga suasana Pantai Cahaya Bulan, perjalanan ke Kota Bharu dapat menjadi pengalaman wisata yang sederhana sekaligus berkesan.
Bagi yang merencanakan perjalanan dari Jakarta ke Malaysia, Kota Bharu layak dimasukkan dalam daftar destinasi untuk mengenal sisi lain Negeri Jiran yang kaya sejarah, budaya dan tradisi.
