Pendalaman Khazanah Keilmuan Keagamaan Melalui Hadis
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Rejang Lebong secara konsisten terus berupaya meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan warganya. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan pengajian rutin yang mengkaji Kitab Hadis Besar Abu Daud pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi warga LDII untuk memperdalam sumber-sumber utama ajaran Islam secara mendalam dan terarah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dipusatkan di Studio Utama Pondok Pesantren Al Fatkhu. Mengingat jangkauan wilayah yang luas, pengajian ini dilakukan secara daring (online) melalui sembilan studio mini yang tersebar di berbagai Pimpinan Cabang (PC) LDII di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Pemanfaatan teknologi digital ini memungkinkan penyampaian materi berlangsung serentak, sehingga setiap warga mendapatkan akses keilmuan yang setara.
Komitmen Sinergi dalam Pembinaan Umat
Materi kajian disampaikan secara langsung oleh Dewan Guru Pondok Pesantren Al Fatkhu, Ustaz Bambang. Dalam paparannya, beliau menekankan urgensi mempelajari hadis sebagai fondasi utama dalam kehidupan beragama bagi umat Islam.
"Pengajian hadis besar ini merupakan salah satu usaha warga LDII menambah khazanah keilmuan dan pemahaman agama Islam," ujar Ustaz Bambang.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong. Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong yang turut hadir dalam pengajian di Studio Utama, menekankan bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian integral dari program kerja organisasi yang dijalankan secara berkesinambungan.
"Pengajian hadis besar ini merupakan salah satu program kerja DPD LDII Rejang Lebong untuk menambah khazanah keilmuan. Diharapkan masing-masing warga memiliki kitab Hadis Abu Daud sehingga bisa lebih konsentrasi dalam mengikuti pengajian," ujar Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong.
Upaya Peningkatan Kualitas SDM Berbasis Karakter
Penyelenggaraan pengajian yang rutin dan terarah ini bertujuan untuk membekali warga LDII dengan wawasan yang luas serta pemahaman agama yang akurat. Dengan mengkaji kitab-kitab hadis, diharapkan warga dapat mengimplementasikan ajaran Nabi Muhammad SAW secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model pembelajaran berjamaah yang diusung oleh LDII ini juga berfungsi memperkuat tradisi kebersamaan serta ukhuwah islamiyah di antara anggota organisasi.
📖 Glosarium Istilah
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, sebuah organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan Islam di Indonesia.
- Hadis Abu Daud: Salah satu kitab induk hadis (Kutubut Tis'ah) yang disusun oleh Imam Abu Daud, menjadi rujukan utama umat Islam dalam syariat.
- Studio Mini: Titik-titik lokasi penghubung secara daring yang digunakan untuk memudahkan warga mengikuti kegiatan pengajian secara terpusat.
- DPD: Dewan Pimpinan Daerah, struktur organisasi LDII yang berada di tingkat kabupaten atau kota.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.