Wali Kota Kediri Lepas Kafilah Porsadin ke-7, Santri Wali Barokah Siap Ukir Prestasi

Wali Kota Kediri Lepas Kafilah Porsadin ke-7, Santri Wali Barokah Siap Ukir Prestasi
foto: ilustrasi / istimewa

Dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap Pengembangan Santri

Pemerintah Kota Kediri secara resmi melepas Kafilah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) yang akan berkompetisi dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Provinsi Jawa Timur. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Balai Kota Kediri pada Jumat (25/9) pagi.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kementerian Agama, Kepala Dinas Pendidikan, serta para pengasuh madrasah diniyah dan orang tua peserta. Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan serta menggali potensi bakat para santri.

Target Juara Umum pada Ajang Kompetisi Santri

Ketua DPC FKDT Kota Kediri, KH Melvien Zainul Asyiqien, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Kediri. Ia menjelaskan bahwa para delegasi yang diberangkatkan merupakan santri terpilih hasil seleksi ketat di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah 3 Lirboyo, yang akan turun di 26 cabang perlombaan.

“Harapan kita tidak sekadar ikut berpartisipasi, melainkan mampu menorehkan prestasi tertinggi dan membawa pulang gelar Juara Umum. Tugas adik-adik adalah mengeluarkan seluruh potensi, berjuang secara maksimal, bertanding dengan penuh percaya diri, jujur, dan sportif,” ujar KH Melvien.

Pesan Wali Kota Kediri Terkait Karakter dan Prestasi

Dalam arahannya, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menekankan pentingnya menjadikan kompetisi sebagai sarana untuk menempa diri. Ia berharap para santri dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka tanpa melupakan nilai-nilai akhlak mulia.

“Melalui berbagai ajang perlombaan, kami berharap para peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta karakter Islami yang kuat,” tutur Vinanda.

Sinergi Pesantren dalam Mendukung Kafilah

Daud Soleh, pengurus MDT Wali Barokah yang juga aktif dalam jajaran pengurus DPC FKDT Kota Kediri, menegaskan kesiapan seluruh elemen pendidikan keagamaan dalam mengawal kafilah. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan pengelola pesantren dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan motivasi bagi para atlet santri.

“Kami dari jajaran pengurus FKDT bersama seluruh pesantren dan madrasah diniyah di Kota Kediri siap memberikan dukungan. Mohon doa restunya, semoga anak-anak kita diberikan kelancaran, perlindungan, dan bisa mengibarkan panji kemenangan untuk Kota Kediri,” ungkap Daud Soleh.

Rangkaian pelepasan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh kafilah dapat melaksanakan kompetisi di Kabupaten Lumajang dengan lancar dan membawa hasil gemilang bagi Kota Kediri.

📖 Glosarium Istilah

  • Porsadin: Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah, ajang kompetisi santri madrasah diniyah untuk mengasah bakat olahraga dan seni.
  • FKDT: Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, wadah organisasi bagi lembaga pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Indonesia.
  • MDT: Madrasah Diniyah Takmiliyah, lembaga pendidikan keagamaan Islam non-formal yang berfokus pada pendidikan akhlak dan ilmu agama.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.