PANGKALAN BUN – Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Suyanto, secara resmi membuka perhelatan Perkemahan Akhir Tahun (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 Tahun 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan Al-Manshurin, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, pada Sabtu (15/8/2026).
Gelaran CAI kali ini diikuti oleh 175 peserta yang merupakan perwakilan remaja dan pemuda dari berbagai wilayah. Turut hadir dalam prosesi pembukaan tersebut, Ketua DPW LDII Provinsi Kalimantan Tengah M. Nur Prayudi beserta jajaran pengurus, Ketua DPD LDII Kobar Syamsul Arifin, unsur Kementerian Agama, MUI Kobar, serta tamu undangan lainnya termasuk perwakilan DPD LDII dari Kabupaten Lamandau.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keagamaan dalam Pembangunan SDM
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotawaringin Barat. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi instrumen strategis dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berkarakter.
Kegiatan ini sejalan dengan visi misi masa kepemimpinan kami bersama Ibu Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, yaitu meningkatkan dan membentuk kualitas SDM yang berkualitas dan berkarakter, ujar Suyanto.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam ranah pendidikan sangat krusial. Menurut Suyanto, pembangunan karakter tidak dapat dicapai dalam waktu singkat, sehingga diperlukan sinergi berkelanjutan antara pendidikan formal di sekolah dengan pembinaan intensif di lingkungan organisasi maupun masyarakat.
Komitmen Membentuk Generasi Profesional Religius
Penyelenggaraan CAI 2026 kali ini mengusung tema besar, yaitu "Perkuat Karakter Pemuda yang Profesional Religius dengan Berazaskan Pancasila guna Memperkokoh Eksistensi Bangsa di Bawah Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia". Tema ini mencerminkan semangat untuk mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan jiwa nasionalisme yang kuat.
Kita sama-sama bergerak bagaimana pendidikan untuk kepentingan SDM berkarakter. Dengan begitu, pembangunan manusia yang berkarakter di wilayah Kobar bisa lebih cepat terbangun, tambah Suyanto dalam keterangannya.
Ketua Panitia CAI 2026, Kiki Teguh, mengungkapkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 14 hingga 16 Agustus 2026, dirancang secara komprehensif. Kurikulum perkemahan ini tidak hanya fokus pada materi keagamaan, tetapi juga mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, pelatihan kewirausahaan, hingga aksi peduli lingkungan melalui penghijauan.
Selain mendapatkan materi teori, para peserta juga dilibatkan dalam kegiatan outbound dan pengabdian masyarakat untuk mengasah jiwa kepemimpinan serta kemandirian. Sebagai bentuk simbolis penguatan literasi dan wawasan, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan buku Pedoman Ibadah LDII serta majalah Nuansa Persada kepada peserta.
📖 Glosarium Istilah
- CAI (Cinta Alam Indonesia): Program perkemahan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh LDII untuk membentuk karakter pemuda yang mandiri, profesional, dan religius.
- Bumi Perkemahan Al-Manshurin: Lokasi strategis di Desa Pasir Panjang, Kobar, yang kerap digunakan untuk kegiatan pembinaan karakter generasi muda.
- Professional Religius: Konsep pembinaan SDM LDII yang menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan (profesional) yang dibarengi dengan ketaatan beragama.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.