Sinergi Ponpes Wali Barokah dan Pemkot Kediri dalam Kampanye Kebugaran Family Walk Fun SYIAR 2026

Sinergi Ponpes Wali Barokah dan Pemkot Kediri dalam Kampanye Kebugaran Family Walk Fun SYIAR 2026
foto: ilustrasi

KEDIRI – Civitas akademika Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah turut ambil bagian dalam perhelatan Family Walk Fun SYIAR 2026 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Minggu (6/9). Kegiatan yang berpusat di kawasan Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat ini menjadi ruang interaksi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan dalam memasyarakatkan pola hidup sehat.

Kesadaran Pola Hidup Sehat di Balik Gerakan Jalan Santai

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menekankan urgensi aktivitas fisik bagi masyarakat modern. Berdasarkan data survei Kementerian Kesehatan, rata-rata langkah harian warga Indonesia saat ini masih berada di kisaran 3.500 langkah. Angka tersebut dinilai belum memenuhi standar rekomendasi kesehatan harian yang ideal untuk menjaga kebugaran jantung dan metabolisme tubuh.

Ini artinya kita kurang berolahraga. Alhamdulillah BI dalam rangka SYIAR 2026 ini salah satu kegiatannya adalah family walk fun. Acara ini merupakan kesempatan baik untuk memulai olahraga ringan. Tidak hanya bergembira, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. Jadi tidak hanya membakar kalori namun juga quality time bersama keluarga, ujar Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Lebih lanjut, Vinanda menjelaskan bahwa jalan kaki bersama keluarga menciptakan suasana rekreatif yang membuat olahraga tidak lagi terasa sebagai beban. Interaksi sosial di tengah aktivitas fisik ini menjadi metode efektif dalam mempererat ikatan kekeluargaan sekaligus menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Implementasi Kedisiplinan dan Kebugaran dalam Lingkungan Pesantren

Partisipasi Ponpes Wali Barokah dalam ajang ini mencerminkan dukungan nyata terhadap program pembangunan kesehatan masyarakat. Perwakilan pengajar Ponpes Wali Barokah, M. Ardianto Nur Hasan, menyatakan bahwa menjaga kebugaran merupakan bagian integral dari aktivitas santri di pesantren.

Kami sangat mendukung imbauan dari Ibu Wali Kota terkait pentingnya menambah jumlah langkah harian dan menjaga kebugaran tubuh. Di pesantren, para santri dan pengajar memang dibiasakan memiliki kedisiplinan dan stamina yang baik untuk menunjang aktivitas ibadah serta belajar harian, ujar M. Ardianto Nur Hasan.

Bagi lingkungan pesantren, kegiatan seperti Family Walk Fun bukan sekadar ajang olahraga biasa. Ardianto menambahkan bahwa momen tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat tali silaturahmi antara pihak pesantren, pemerintah daerah, para ulama, serta masyarakat umum di Kota Kediri. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem masyarakat yang lebih sehat dan harmonis di masa depan.

📖 Glosarium Istilah

  • SYIAR 2026: Inisiatif strategis oleh Bank Indonesia untuk mendorong ekonomi syariah dan mempererat sinergi sosial melalui rangkaian kegiatan kemasyarakatan.
  • Ponpes Wali Barokah: Lembaga pendidikan Islam di Kediri yang berfokus pada pengembangan dakwah dan pemberdayaan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai agama.
  • Civitas Akademika: Komunitas masyarakat ilmiah yang terdiri dari pengajar, pengurus, dan elemen pendidikan di sebuah institusi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.