OGAN ILIR – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Ogan Ilir secara resmi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) pada Minggu (30/8/2026). Pertemuan strategis yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menyinkronkan langkah organisasi, serta mematangkan program kerja guna merespons tantangan zaman dalam bingkai kebangsaan.
Mengusung tema besar “Peran Aktif LDII dalam Membangun Moral Bangsa yang Harmonis dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika dan NKRI Untuk Mewujudkan Ogan Ilir Bangkit”, Rakorda ini menjadi wadah konsolidasi internal yang sangat vital. Kegiatan ini mempertemukan seluruh elemen pengurus dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa guna memastikan setiap kebijakan organisasi berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.
Sinergi Strategis Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa
Ketua DPW LDII Sumatera Selatan, KH Rahmatullah Al Hasaniy M.Si, hadir langsung untuk membuka agenda tersebut secara resmi. Dalam pidato arahannya, beliau menitikberatkan pada urgensi kolaborasi lintas sektoral antara jajaran DPD, Pimpinan Cabang (PC), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC). Menurutnya, implementasi 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa harus dirasakan manfaatnya secara konkret oleh publik.
“LDII harus hadir sebagai ormas yang solutif. Kita jaga kerukunan, kita kuatkan moral generasi muda, dan kita dukung penuh program pemerintah daerah. Dan selalu bersinergi dengan tokoh pemerintah, Tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat,” ujar KH Rahmatullah Al Hasaniy.
Beliau menambahkan bahwa kehadiran organisasi bukan sekadar eksistensi formal, melainkan harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan karakter di tengah masyarakat yang majemuk.
Evaluasi Program dan Penguatan Kapasitas Generasi Muda
Rakorda yang berlangsung dinamis ini diikuti oleh jajaran pengurus harian DPD LDII Ogan Ilir serta perwakilan dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut. Setidaknya terdapat empat agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, mulai dari evaluasi capaian kinerja periode sebelumnya hingga perumusan target strategis menuju akhir tahun 2026.
Selain penajaman program kerja, forum ini memberikan perhatian khusus pada penguatan peran Komunikasi Informasi dan Media (KIM) dalam menangkal disinformasi serta menyebarkan narasi positif kepada publik. Strategi penguatan wawasan kebangsaan dan pembinaan karakter generasi muda juga menjadi poin krusial, mengingat tantangan degradasi moral di era digital kian kompleks.
Komitmen Kontribusi Nyata di Tengah Masyarakat
Ketua DPD LDII Ogan Ilir, Edi Irwandi, dalam laporannya menegaskan bahwa Rakorda tahun ini adalah momentum penting untuk memperbarui semangat seluruh kader. Ia menekankan bahwa relevansi organisasi diukur dari sejauh mana peran aktifnya dalam menciptakan keharmonisan sosial.
“Dengan tema ini kita diingatkan bahwa tugas LDII bukan hanya dakwah, tapi juga menjaga keharmonisan bangsa. Kita harus aktif, bukan hanya di dalam masjid, tapi juga di tengah masyarakat,” tegas Edi Irwandi.
Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, DPD LDII Ogan Ilir optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih luas dan berdampak nyata. Komitmen ini selaras dengan cita-cita besar untuk membangun masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat kerukunan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
📖 Glosarium Istilah
- RAKORDA: Rapat Koordinasi Daerah; forum pertemuan resmi pengurus organisasi di tingkat kabupaten/kota untuk koordinasi program.
- KIM: Komunikasi Informasi dan Media; unit atau fungsi dalam organisasi yang fokus pada pengelolaan informasi dan literasi media.
- PC & PAC: Pimpinan Cabang (tingkat kecamatan) dan Pimpinan Anak Cabang (tingkat desa/kelurahan).
- 8 Bidang Pengabdian: Klaster prioritas kontribusi LDII yang meliputi bidang kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, ketahanan pangan, energi terbarukan, dan teknologi digital.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.