Persinas ASAD Pasangkayu Unjuk Gigi di IPSI Cup 1, Fokus Pembinaan Karakter dan Prestasi Atlet Muda

Persinas ASAD Pasangkayu Unjuk Gigi di IPSI Cup 1, Fokus Pembinaan Karakter dan Prestasi Atlet Muda
foto: ilustrasi
  • PASANGKAYU – Sebanyak lima atlet muda berbakat dari Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD menunjukkan kemampuan mereka dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 1. Kompetisi yang dipusatkan di Lapangan PELTI Kabupaten Pasangkayu ini berlangsung meriah selama dua hari, yakni pada 25 hingga 26 Agustus 2026. Keikutsertaan delegasi Persinas ASAD tersebut menjadi bukti nyata komitmen perguruan dalam mengasah jam terbang dan mentalitas bertanding para pesilat di tingkat daerah.

    Ajang IPSI Cup 1 kali ini diikuti oleh delapan perguruan pencak silat ternama yang eksis di wilayah Kabupaten Pasangkayu. Selain Persinas ASAD, kompetisi ini juga diramaikan oleh kontingen dari IKS, Tapak Suci, Naga Kembar, Kuntau, PSM, hingga PSHT. Persaingan yang sehat di atas gelanggang menjadi momentum penting bagi para praktisi seni bela diri untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat silaturahmi antarperguruan.

    Partisipasi Lintas Generasi dalam Tiga Kelompok Usia

    Dalam turnamen ini, Persinas ASAD menerjunkan lima atlet andalannya yang terbagi ke dalam tiga kategori usia, yakni dewasa, remaja, dan pra-remaja. Penempatan atlet di berbagai level usia ini bertujuan untuk memastikan regenerasi pesilat berjalan secara berkesinambungan. Kesiapan fisik dan teknik yang telah diasah dalam latihan rutin diuji langsung melalui tekanan atmosfer kompetisi yang kompetitif.

    Pada kategori dewasa, Persinas ASAD mengandalkan M. Ulul Muflihun (24) dan M. Dhoharilmukhlisin (24) untuk bersaing dengan pesilat senior lainnya. Sementara itu, di kelas remaja, duet pesilat muda Ahmad Arsaneva (16) dan Dika Ramadani Putra (16) tampil penuh semangat. Tak ketinggalan, pada kelas pra-remaja, Zadan Mario Ramadan (14) juga turut ambil bagian untuk menambah pengalaman bertanding sejak dini.

    Dukungan LDII Pasangkayu terhadap Pengembangan Potensi Daerah

    Kehadiran para atlet Persinas ASAD dalam kejuaraan ini mendapat perhatian khusus dan apresiasi tinggi dari Ketua LDII Kabupaten Pasangkayu, Hamzah. Ia menegaskan bahwa kompetisi semacam ini merupakan instrumen yang sangat efektif bagi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi diri, menumbuhkan kepercayaan diri yang kuat, sekaligus membentuk fondasi karakter yang kokoh melalui jalur olahraga.

    “Kami mendukung penuh generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan prestasinya. Tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, sportif, berkarakter, serta menjunjung tinggi adab dalam setiap kegiatan,” ujar Hamzah dengan nada optimis.

    Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga kontak fisik, melainkan media pendidikan karakter yang mengajarkan tentang pentingnya integritas dan kemandirian bagi masa depan pemuda di Pasangkayu.

    Filosofi Pembinaan Karakter di Atas Matras Pertandingan

    Senada dengan hal tersebut, Pelatih Persinas ASAD, Ahmad Nur Huda, memberikan penekanan bahwa orientasi pembinaan pesilat di lingkup ASAD tidak melulu soal perolehan medali atau gelar juara. Fokus utama yang ditekankan kepada para atlet adalah bagaimana mereka mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kejujuran dalam sportivitas, dan keteguhan mental saat menghadapi tantangan.

    “Menang dan kalah merupakan bagian dari proses. Yang terpenting, para atlet mendapatkan pengalaman, terus belajar, dan mampu berkembang menjadi pesilat yang berprestasi serta berkarakter,” tegas Ahmad Nur Huda di sela-sela kegiatan.

    Melalui partisipasi di IPSI Cup 1 ini, diharapkan para pesilat muda Persinas ASAD dapat memetik pelajaran berharga untuk terus bertumbuh, baik sebagai atlet profesional maupun sebagai individu yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

    📖 Glosarium Istilah

    • Persinas ASAD: Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD, sebuah organisasi seni bela diri di Indonesia yang berfokus pada pembinaan prestasi dan karakter luhur.
    • IPSI: Ikatan Pencak Silat Indonesia, induk organisasi resmi untuk olahraga pencak silat di tingkat nasional.
    • Adab: Norma perilaku, sopan santun, atau etika moral yang dijunjung tinggi dalam tradisi pencak silat dan kehidupan bermasyarakat.
    • Sportivitas: Sikap adil dan jujur dalam mengakui keunggulan lawan serta menerima kekalahan dengan lapang dada dalam sebuah kompetisi.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.