Perkuat Toleransi Lintas Elemen, LDII Kota Depok Hadiri Peringatan Maulid Perjuangan di GDC

Perkuat Toleransi Lintas Elemen, LDII Kota Depok Hadiri Peringatan Maulid Perjuangan di GDC
foto: ilustrasi / istimewa

DEPOK — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Depok menunjukkan komitmen kebangsaan dan keterbukaan sosial dengan menghadiri peringatan Maulid Perjuangan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok. Perhelatan keagamaan yang sarat pesan kebersamaan tersebut berlangsung khidmat di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC), Minggu malam.

Kehadiran perwakilan LDII, yang diwakili Wakil Sekretaris DPD LDII Kota Depok Diki Wahyu, menandai pentingnya rajutan silaturahmi antarorganisasi kemasyarakatan, partai politik, dan aparatur pemerintah dalam merawat kohesi sosial di tengah dinamika perkotaan yang heterogen.

Lompatan Indeks Toleransi dan Komitmen Kota Ramah Keberagaman

Dalam momentum tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri menggarisbawahi transformasi penting iklim kerukunan di wilayahnya. Berdasarkan rilis pemeringkatan indeks toleransi kota, Depok berhasil membukukan lonjakan signifikan dengan naik sebanyak 18 peringkat dari posisi tahun sebelumnya. Raihan ini mematahkan stereotipe minor yang pernah disematkan kepada Depok di masa lalu.

“Alhamdulillah tahun-tahun sebelumnya Depok terkenal dengan kota intoleran yang masuk di dalam 10 besar kota paling intoleran, alhamdulillah tahun kemarin kita sudah naik tingkat 18 peringkat sehingga kita tidak lagi menjadi kota intoleran,” kata Supian Suri.

Capaian positif tersebut, imbuh Supian, lahir berkat kolaborasi konkret pemerintah daerah bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai komponen warga. Ruang perjumpaan publik yang inklusif terus dibuka lebar demi memperlancar komunikasi serta memupuk rasa saling memahami antarwarga dari berbagai latar belakang.

“Karena sejatinya hadirnya sebuah kota, hadirnya satu tempat adalah rumah buat bersama, rumah kita semua, kita tidak bercerita dari mana agama kita atau apa agama kita, dari mana suku kita, dan dari mana latar belakang kita,” tegas Supian Suri.

Nilai Keteladanan Kenabian dalam Pelayanan Masyarakat

Maulid Perjuangan tahun ini mengusung tajuk “Meneladani Rasulullah SAW dalam Iman, Akhlak, dan Pengabdian untuk Rakyat”. Peringatan ini dihadiri masyarakat luas, pimpinan organisasi keagamaan, jajaran birokrasi, serta tokoh-tokoh kemasyarakatan lintas sektor.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yuni Indriany, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan peringatan Maulid Nabi perdana yang diselenggarakan di bawah masa kepemimpinannya. Ia menegaskan pentingnya meneladani budi pekerti Nabi Muhammad SAW dalam mengemban amanah publik.

“Alhamdulillah atas kehendak Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini dalam agenda Maulid Nabi Perjuangan. Ini merupakan agenda PDI Perjuangan yang pertama di periode kepemimpinan saya,” ujar Yuni Indriany.

Rajutan Silaturahmi Antarlembaga Demi Harmoni Sosial

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris DPD LDII Kota Depok Diki Wahyu mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan berbagai kalangan ini. Menurutnya, partisipasi LDII merupakan langkah aktif organisasi dalam memelihara jalinan ukhuwah sekaligus ruang produktif untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan dan kepekaan sosial warga.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat silaturahim antara pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat Kota Depok,” ujar Diki Wahyu.

Keterlibatan aktif ormas keagamaan seperti LDII dalam ruang dialogis publik menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya stabilitas sosial, penguatan rasa persaudaraan kebangsaan, dan terwujudnya Depok sebagai rumah bersama yang ramah bagi seluruh warganya.

📖 Glosarium Istilah

  • LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia): Organisasi kemasyarakatan Islam independen yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan moral, dan pengabdian sosial kemasyarakatan.
  • Maulid Nabi: Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan umat Islam sebagai media meneladani akhlak, iman, dan kepemimpinan kenabian.
  • Indeks Toleransi: Indikator penilaian terhadap performa kota dalam mengelola keberagaman, menjamin kebebasan beragama, dan membangun ruang hidup bersama yang setara.
  • Kohesi Sosial: Kondisi keterpaduan, kesalingpercayaan, dan solidaritas antarwarga dalam sebuah komunitas masyarakat majemuk.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.