Jakarta – Departemen Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII melalui LDII News Network (LINES) resmi merampungkan pelatihan jurnalistik angkatan ke-7. Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan tersebut ditutup secara simbolis di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu (26/9/2026), dengan melibatkan 50 peserta perwakilan dari wilayah Jabodetabek.
Penguatan Literasi Digital sebagai Medan Dakwah Strategis
Dalam sambutan penutupan, Bendahara Umum DPP LDII, Richan Mudzakar, menegaskan bahwa penguasaan media dan literasi digital saat ini bukan sekadar tren, melainkan instrumen perjuangan dakwah yang krusial. Ia menggarisbawahi bahwa program ini selaras dengan prinsip 3K yang diusung organisasi, yaitu Karya, Kontribusi, dan Komunikasi.
Ini merupakan program LDII dalam menghadapi perkembangan dunia digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul. Melalui roadmap organisasi, kami mengajak warga LDII untuk beradaptasi dan membekali diri lewat pelatihan jurnalistik, ujar Richan Mudzakar.
Richan menambahkan, penguasaan arus informasi sangat penting untuk meminimalisir penyebaran disinformasi atau hoaks yang kerap mendominasi ruang publik. Ia mengajak para peserta untuk mengonversi keahlian jurnalistik mereka sebagai bentuk amal jariyah dan pengabdian kepada umat.
Kalau zaman dahulu orang berperang menggunakan baju zirah, kuda, dan pedang, maka di zaman sekarang bentuk perjuangan kita telah berubah. Medan perang kita saat ini adalah media digital, tegas Richan.
Sinergi Regenerasi Tim Media dan Publikasi Positif
Ketua LINES, Frediansyah Firdaus, menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik ini merupakan agenda rutin yang konsisten diselenggarakan sejak tahun 2013. Inisiatif tersebut menjadi langkah taktis organisasi untuk menjaga keberlanjutan sumber daya manusia di bidang kepenulisan dan penyiaran.
Menurut Frediansyah, kehadiran energi baru dari para peserta sangat dibutuhkan untuk memperkuat lini publikasi dakwah LDII agar pesan-pesan kebaikan dapat diterima masyarakat secara luas dan profesional. Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana pelatihan, Muhammad Rizal Ghani Wicaksono, yang mengapresiasi ketekunan peserta selama tujuh minggu masa pelatihan.
Lika-liku persiapannya bersumber dari semangat kami untuk membangun generasi muda agar lebih melek digital, khususnya literasi digital, serta menjadi manusia yang bermanfaat dalam menyebarkan syiar positif bagi organisasi maupun masyarakat luas, tutur Muhammad Rizal Ghani Wicaksono.
Seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian materi, mulai dari teknik penyiaran televisi hingga strategi media sosial, diharapkan mampu menjadi kontributor aktif di daerah masing-masing. Pelatihan ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kelulusan sebagai tanda kesiapan mereka terjun dalam jaringan redaksi LINES.
📖 Glosarium Istilah
- LINES: LDII News Network, lembaga media internal di bawah naungan Departemen KIM DPP LDII yang fokus pada publikasi kegiatan organisasi.
- Prinsip 3K: Filosofi program kerja LDII yang mencakup Karya, Kontribusi, dan Komunikasi dalam pengabdian kepada bangsa.
- Literasi Digital: Kecakapan individu dalam memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dari berbagai format digital secara efektif dan etis.
- Disinformasi: Penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan secara sengaja untuk memanipulasi opini publik.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.