Perkuat Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial, LDII Musi Banyuasin Paparkan Capaian Program Kerja di Rakorwil Sumsel

Perkuat Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial, LDII Musi Banyuasin Paparkan Capaian Program Kerja di Rakorwil Sumsel
foto: ilustrasi / istimewa

Musi Rawas — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menegaskan komitmen pengabdiannya kepada masyarakat luas. Dalam perhelatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDII Sumatera Selatan yang diselenggarakan di Masjid Amanah, Musi Rawas, pengurus daerah memaparkan sejumlah portofolio keberhasilan program kerja, terutama yang berfokus pada ketahanan pangan, harmonisasi kemasyarakatan, serta pembinaan generasi penerus.

Rakorwil yang berlangsung sepanjang 4 hingga 5 September 2026 tersebut menjadi wadah strategis bagi kepengurusan daerah untuk menyelaraskan arah gerak organisasi dengan kebutuhan riil masyarakat Sumatera Selatan, sekaligus mengevaluasi kontribusi konkret yang telah dirasakan warga di tingkat akar rumput.

“Berbagai program yang telah dilaksanakan, mencakup bidang ketahanan pangan, sosial kemasyarakat, kerukunan, gotong royong, dan pembinaan generasi muda,” ujar Sekretaris DPD LDII Muba, Olka Sabaruddin saat menyampaikan laporannya.

Dukungan Nyata Sektor Pangan Melalui Panen Raya Jagung

Isu kemandirian pangan menjadi salah satu sorotan utama yang dikedepankan oleh DPD LDII Muba. Langkah nyata tersebut diwujudkan lewat keberhasilan pelaksanaan panen raya komoditas jagung oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Cipta Praja. Inisiatif pemanfaatan lahan produktif ini diposisikan sebagai ikhtiar berkesinambungan warga LDII dalam menjaga ketersediaan suplai bahan pangan lokal.

“Kegiatan ini sebagai komitmen kami mendukung ketahanan pangan, dan mendorong pemanfaatan potensi ekonomi masyarakat,” kata Olka menambahkan penjelasannya mengenai dampak ekonomi sirkular yang tercipta di kawasan Cipta Praja.

Pemberdayaan sektor pertanian tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, melainkan juga menumbuhkan ekosistem ekonomi mandiri bagi warga sekitar melalui tata kelola pertanian yang terarah dan adaptif terhadap dinamika harga pasar pangan.

Penguatan Harmoni Sosial dan Respons Cepat Tanggap Kemanusiaan

Selain sektor pangan, jalinan relasi lintas sektoral dan kepedulian sosial menjadi pilar krusial kiprah LDII Muba. Komunikasi yang inklusif terus dibangun bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda). Olka memaparkan bahwa pihaknya senantiasa aktif memelihara toleransi dan stabilitas daerah melalui keterlibatan dalam doa bersama lintas agama yang digelar oleh Polres Musi Banyuasin, serta menghadiri agenda silaturahim bersama Bupati di Pendopoan Kabupaten Musi Banyuasin.

Sinergi formal tersebut diimbangi dengan kepekaan sosial di lapangan. Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah dibuktikan lewat aksi tanggap darurat dan distribusi bantuan kemanusiaan.

“Melalui gotong royong dan pemberian bantuan pada korban kebakaran di Pinang Banjar, Sungai Lilin,” pungkas Olka terkait komitmen sosial organisasi saat musibah melanda warga setempat.

Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan Santri

Di ranah pembinaan generasi muda, DPD LDII Muba menaruh perhatian serius pada integrasi nilai religius dan cinta tanah air. Hal ini tampak pada pola asuh para santri di Pondok Pesantren Taufiqurohman, sebuah institusi pendidikan keagamaan di bawah naungan LDII Muba. Para santri secara konsisten dilibatkan dalam upacara bendera serta peringatan kenegaraan di kantor desa setempat.

“Sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan dan penguatan kebangsaan bagi para santri,” tutup Olka menegaskan tujuan di balik pelibatan santri dalam tradisi kenegaraan tersebut.

Partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan publik diharapkan mampu melahirkan figur religius yang berwawasan kebangsaan kokoh, berintegritas tinggi, dan siap memberikan kontribusi konstruktif bagi kemajuan bangsa di masa depan.

📖 Glosarium Istilah

  • Rakorwil: Rapat Koordinasi Wilayah, yaitu forum musyawarah berkala tingkat provinsi yang diselenggarakan untuk mengevaluasi dan merumuskan rencana strategis organisasi.
  • Ketahanan Pangan: Kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tecermin dari tersedianya pangan yang cukup, aman, beragam, dan bergizi secara merata.
  • PAC: Pimpinan Anak Cabang, struktur organisasi LDII yang berada di tingkat kelurahan atau desa.
  • Pondok Pesantren: Lembaga pendidikan keagamaan Islam berbasis asrama yang menitikberatkan pembinaan moral, keilmuan agama, dan pembentukan karakter santri.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.