Penguatan Kapasitas Media, DPD LDII Seluma Kirim Lima Delegasi ke Pelatihan Jurnalistik

Penguatan Kapasitas Media, DPD LDII Seluma Kirim Lima Delegasi ke Pelatihan Jurnalistik
foto: ilustrasi

BENGKULU – DPD LDII Kabupaten Seluma mengambil langkah strategis dalam memperkuat manajemen publikasi organisasi dengan mengirimkan lima delegasi terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPW LDII Provinsi Bengkulu selama tiga hari, mulai dari tanggal 4 hingga 6 September 2026, sebagai upaya nyata dalam peningkatan literasi digital dan komunikasi publik.

Sinergi Penguatan Kapasitas SDM dalam Bidang Komunikasi

Program pelatihan yang berlangsung di Gedung DPW LDII Provinsi Bengkulu ini melibatkan perwakilan pengurus dan kader dari berbagai DPD LDII kabupaten/kota di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Fokus utama dari agenda ini adalah mengasah keterampilan teknis dalam penulisan berita, manajemen media sosial, serta teknik dokumentasi yang profesional.

Ketua DPD LDII Kabupaten Seluma, Jumanto, S.Pd., menekankan bahwa di era disrupsi informasi saat ini, organisasi dituntut untuk mampu menyampaikan pesan-pesan positif secara efektif kepada masyarakat luas. Menurutnya, kemampuan jurnalistik bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan instrumen penting dalam menjaga reputasi dan transparansi organisasi.

“Kami ingin setiap kegiatan LDII di Seluma bisa terdokumentasi dengan baik, informatif, dan sampai ke masyarakat luas. Melalui pelatihan ini, para delegasi diharapkan mampu menulis berita, membuat konten, dan mengelola media organisasi secara profesional,” ujar Jumanto saat melepas keberangkatan delegasi di Sekretariat DPD LDII Seluma.

Delegasi Terpilih sebagai Agen Informasi Organisasi

Delegasi yang dikirimkan oleh DPD LDII Kabupaten Seluma terdiri dari jajaran pengurus aktif dan kader muda yang memiliki konsentrasi di bidang dakwah serta pengelolaan media. Mereka adalah Syuhada Al Rosyid, Muhammad Iman Shobirin, Ali Santoso, Rozi Samudra, serta Esa Nirza Zakya Putri. Keikutsertaan mereka diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang cakap dalam menyebarkan informasi berbasis fakta dan nilai-nilai religiusitas.

Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan kurikulum komprehensif, mulai dari kaidah penulisan jurnalistik, teknik fotografi, hingga etika dalam bermedia sosial agar tetap sejalan dengan wawasan kebangsaan dan semangat organisasi.

Target Peningkatan Publikasi Berkelanjutan

Salah satu delegasi, Syuhada Al Rosyid, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan standar kualitas konten yang dihasilkan oleh tim media LDII di daerah. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta ditugaskan untuk membentuk tim media yang lebih terstruktur di tingkat daerah hingga kecamatan.

“Ini kesempatan besar bagi kami untuk belajar langsung. Harapannya, setelah pulang, kami bisa membuat konten yang lebih menarik dan mengangkat program-program LDII Seluma agar lebih dikenal masyarakat,” tegas Syuhada Al Rosyid.

Mengakhiri arahannya, Jumanto kembali menegaskan bahwa penguatan kemampuan jurnalistik merupakan bagian dari dakwah nyata. Informasi yang dikemas dengan benar diyakini mampu menjadi sarana efektif dalam menangkal hoaks sekaligus memperkokoh citra positif organisasi LDII di tengah masyarakat luas.

📖 Glosarium Istilah

  • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, lembaga operasional LDII di tingkat kabupaten atau kota.
  • Jurnalistik: Proses pengumpulan, penulisan, dan penyebaran informasi atau berita kepada publik secara faktual dan bertanggung jawab.
  • Literasi Media: Kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan media dalam berbagai bentuk dengan bijak.
  • Kader: Anggota organisasi yang telah dipersiapkan dan dibina untuk menjalankan fungsi atau tugas tertentu demi kemajuan organisasi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.