Penguatan Kapasitas Generasi Muda LDII Mimika dalam Literasi Digital dan Jurnalistik

Penguatan Kapasitas Generasi Muda LDII Mimika dalam Literasi Digital dan Jurnalistik
foto: ilustrasi / istimewa

Strategi Peningkatan Kompetensi Jurnalistik bagi Generasi Muda

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Tengah menjalin kolaborasi strategis dengan DPP LDII dan LDII News Network (LINES) untuk menyelenggarakan pelatihan jurnalistik intensif. Kegiatan yang berlangsung di Mimika pada 25 hingga 27 September 2026 ini dirancang sebagai upaya sistematis dalam membekali generasi muda dengan keterampilan praktis di bidang komunikasi massa, literasi media sosial, serta manajemen konten publikasi organisasi.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika sekaligus penanggung jawab kegiatan, La Ode Norris Ashara, menegaskan bahwa penguasaan perangkat jurnalistik di era informasi cepat merupakan urgensi yang tidak dapat ditunda. Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup jurnalistik modern telah berkembang luas, mencakup kemampuan teknis seperti fotografi, videografi, hingga pengelolaan alur informasi digital secara komprehensif.

Lebih dari itu, seorang jurnalis harus mampu memilah informasi, melakukan verifikasi, menyampaikan fakta dengan baik, serta bertanggung jawab terhadap apa yang dipublikasikan. Jadi, menjadi seorang jurnalis tidak mudah. Ada kode etik dan etika yang harus diikuti oleh seorang jurnalis atau wartawan, ujar La Ode Norris Ashara.

Optimalisasi Kontribusi Organisasi Melalui Narasi Positif

Pelatihan ini menitikberatkan pada pentingnya dokumentasi setiap kontribusi nyata LDII di berbagai sektor, mulai dari dakwah keagamaan, pengabdian sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ketua DPP LDII, Rulli Kuswahyudi, menekankan bahwa partisipasi aktif generasi muda dalam ruang digital adalah kunci utama agar kiprah organisasi dapat diketahui khalayak luas secara akurat.

Generasi muda jangan hanya menjadi penonton di media sosial. Jadilah pelaku yang membuat konten, mendokumentasikan kegiatan, dan menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat. Ini menjadi bagian dari kontribusi generasi muda untuk organisasi, tegas Rulli Kuswahyudi.

Menurut Rulli, terdapat dikotomi yang perlu dihilangkan, yakni anggapan bahwa jurnalistik adalah bidang eksklusif. Sebaliknya, setiap kader diharapkan mampu memadukan kreativitas mereka dalam penggunaan teknologi dengan prinsip kehati-hatian. Ia menekankan bahwa kecepatan penyebaran konten harus selalu berbanding lurus dengan verifikasi data agar integritas informasi tetap terjaga.

Sinergi Antarbidang dalam Membangun Ekosistem Informasi

Ketua DPW LDII Papua Tengah, Nuriyadi, mengungkapkan bahwa inisiatif di Mimika ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan sebelumnya di Nabire. Sebagai provinsi yang relatif baru, Papua Tengah berkomitmen untuk mempercepat akselerasi kinerja organisasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi.

Bidang jurnalistik dan organisasi bukanlah sesuatu yang saling bersaing. Keduanya harus berjalan bersama. Bidang jurnalistik memiliki kewenangan dan kemampuan untuk membantu organisasi, khususnya dalam menyampaikan berbagai nilai positif yang ada di tengah jamaah dan kegiatan LDII kepada publik, tambah Nuriyadi.

Pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya cakap secara teknis, namun juga memiliki integritas dalam mengelola informasi. Dengan sinergi yang terbangun, setiap kegiatan positif di lingkungan LDII ke depan akan terdokumentasikan dengan lebih profesional, sistematis, dan konsisten.

📖 Glosarium Istilah

  • LDII News Network (LINES): Kanal media informasi resmi milik Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang berfungsi sebagai pusat publikasi dan dokumentasi kegiatan organisasi.
  • E-E-A-T: Standar evaluasi kualitas konten yang mencakup Expertise, Experience, Authoritativeness, dan Trustworthiness dalam ekosistem pencarian digital.
  • Jurnalistik Digital: Praktik pengumpulan, penulisan, dan penyebaran berita atau informasi melalui platform media baru dan perangkat digital.
  • Verifikasi: Proses pemeriksaan akurasi dan kebenaran suatu informasi sebelum dipublikasikan untuk mencegah penyebaran disinformasi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.