PAC LDII Beliung Asah Kemampuan Dakwah Generasi Penerus Melalui Pengajian Rutin

PAC LDII Beliung Asah Kemampuan Dakwah Generasi Penerus Melalui Pengajian Rutin
foto: ilustrasi / istimewa

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, menyelenggarakan kegiatan pembinaan keagamaan yang berfokus pada pengembangan potensi generasi penerus (generus) pada Kamis malam (10/9/2026). Bertempat di Lorong Sanggar, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif anak usia dini, yang dikenal sebagai kelompok Cabe Rawit, dalam memimpin jalannya ibadah.

Pemberdayaan Potensi dan Keberanian Generasi Muda

Dalam agenda pengajian tersebut, para santri cilik diberikan kesempatan untuk tampil di hadapan sekitar 60 warga jamaah. Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan bentuk simulasi dakwah untuk membangun mentalitas dan keberanian berbicara di depan publik. Ozan Al, salah satu santri, dipercaya untuk memimpin pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sementara Calista secara fasih melantunkan hafalan 99 Asmaul Husna secara berurutan.

Koordinator Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) LDII Beliung, Hamzah, menjelaskan bahwa keterlibatan anak dalam forum formal merupakan metode efektif untuk menguji kompetensi yang mereka serap selama proses belajar mengaji rutin.

Kami senang melihat perkembangan anak-anak ini. Walaupun kondisi cuaca kurang bersahabat karena kabut asap, mereka tetap semangat belajar dan berani tampil, ujar Hamzah.

Hamzah menambahkan, pembiasaan ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya mahir secara teoritis, tetapi juga memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam mengamalkan ilmu agama sejak dini.

Apresiasi Masyarakat Terhadap Pembinaan Akhlak

Keberhasilan anak-anak dalam tampil di depan khalayak luas mendapatkan respon positif dari tokoh masyarakat setempat, M. Abdul Rozaq. Menurutnya, kapasitas yang ditunjukkan oleh para generasi penerus tersebut merupakan akumulasi dari proses pendidikan berkelanjutan yang melibatkan sinergi antara lingkungan dan keluarga.

Anak yang tampil seperti ini tidak bisa terbentuk secara instan tanpa belajar sungguh-sungguh. Karena itu, warga perlu terus memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi penerus, tutur M. Abdul Rozaq.

Beliau menekankan pentingnya ekosistem pendidikan yang kondusif agar anak-anak memiliki fondasi ilmu agama, keberanian, serta karakter mulia sebagai bekal kehidupan di masa depan. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.30 WIB tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan peran generasi penerus dalam kegiatan dakwah keagamaan.

📖 Glosarium Istilah

  • PAC LDII: Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, unit organisasi tingkat kelurahan atau desa.
  • Cabe Rawit: Istilah khas di lingkungan LDII untuk menyebut kelompok pembinaan anak-anak usia dini.
  • Generus: Akronim dari generasi penerus yang menjadi fokus utama dalam pembinaan moral dan agama.
  • Asmaul Husna: Sembilan puluh sembilan nama-nama Allah yang baik dalam ajaran Islam.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.