PACITAN – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pacitan sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) IX yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (12/9/2026). Forum strategis ini mengusung tema besar “Melalui Musda IX LDII Pacitan Kita Tingkatkan Sumber Daya Manusia Profesional Religius Menuju Masyarakat Pacitan Sejahtera dan Bahagia”, yang menjadi landasan utama organisasi dalam merumuskan arah kebijakan lima tahun ke depan.
Sinergi Strategis Pemerintah Daerah dan Organisasi Kemasyarakatan
Prosesi pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pacitan, Muchamad Chusnul Faozi. Dalam arahannya, Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif LDII sebagai mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui pembinaan umat.
Pembangunan SDM merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah dan sekolah, tetapi juga keluarga serta organisasi kemasyarakatan, ujar Muchamad Chusnul Faozi.
Chusnul Faozi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga. Ia mengibaratkan peran keluarga sebagai institusi pendidikan paling dasar yang menentukan masa depan generasi penerus bangsa.
Rumah tangga itu adalah madrasatul ula, sekolah yang pertama. Ibu adalah sekolah yang pertama, kemudian bapak adalah kepala sekolahnya, tambah Muchamad Chusnul Faozi.
Komitmen LDII Pacitan dalam Mendukung Kebijakan Pembangunan Daerah
Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menegaskan pentingnya penyelarasan program kerja LDII Pacitan dengan agenda Pemerintah Kabupaten Pacitan. Menurutnya, orientasi organisasi harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat luas agar kontribusinya dirasakan secara nyata.
Bukan cuma sekadar membersamai, tapi mendukung. Apa pun yang menjadi program harus kita dukung. Arah program tersebut menempatkan LDII Pacitan sebagai organisasi yang bergerak dalam pembinaan keagamaan, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah, tegas Moch. Amrodji Konawi.
Melalui Musda IX ini, LDII Pacitan berkomitmen memperkuat kaderisasi yang berbasis pada profesionalitas dan kedalaman religiusitas. Harapannya, hasil dari musyawarah ini tidak hanya melahirkan jajaran pengurus baru, tetapi juga melahirkan aksi nyata dalam mendukung terwujudnya masyarakat Pacitan yang sejahtera, bahagia, dan memiliki karakter moral yang kuat.
📖 Glosarium Istilah
- Musda: Musyawarah Daerah, forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten/kota.
- Madrasatul Ula: Istilah dalam pendidikan Islam yang merujuk pada keluarga sebagai sekolah pertama dan utama bagi anak.
- DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, pengurus organisasi di tingkat provinsi.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.