Menumbuhkan Solidaritas Kemanusiaan, LDII Maluku Bersama Relawan Bersihkan Puing Kebakaran di Batu Merah Ambon

Menumbuhkan Solidaritas Kemanusiaan, LDII Maluku Bersama Relawan Bersihkan Puing Kebakaran di Batu Merah Ambon
foto: ilustrasi / istimewa
  • Asap tebal dan kobaran api yang melahap permukiman di Desa Batu Merah, Kota Ambon, menyisakan tumpukan abu serta puing bangunan yang porak-poranda. Menanggapi musibah tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Maluku bergerak cepat turun ke lapangan, membaur bersama masyarakat setempat untuk menggelar aksi gotong royong pembersihan sisa-sisa kebakaran.

    Kegiatan bakti sosial yang berlangsung pada Minggu tersebut difokuskan pada pengangkutan material kayu hangus, seng berserakan, hingga pecahan dinding bangunan yang menghalangi mobilitas warga. Tak sekadar mengangkat puing fisik, kehadiran puluhan relawan ini menjadi suntikan moral berharga bagi para korban yang tengah dirundung duka akibat kehilangan tempat tinggal.

    Aksi Nyata Meringankan Beban Warga Terdampak Bencana

    Upaya penanganan pascabencana menuntut gerak cepat agar ancaman sanitasi buruk serta bahaya serpihan tajam material tidak membahayakan warga, terutama anak-anak. Puluhan pengurus dan warga LDII Maluku bahu-membahu memilah sampah material yang masih bisa diselamatkan serta menyingkirkan puing-puing berbahaya dari akses permukiman.

    Wakil Ketua DPW LDII Maluku, Anto Leko, menegaskan bahwa keterlibatan organisasi dakwah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil 'alamin. Kehadiran relawan di tengah lokasi bencana diharapkan memantik asa masyarakat untuk kembali merajut kehidupan sehari-hari.

    “Kami ingin membantu meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat agar mereka dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas. Hal ini bentuk wujud kepedulian bersama untuk membantu warga yang tertimpa musibah untuk pemulihan pascakebakaran,” ujar Anto Leko di sela-sela aksi pembersihan.

    Langkah taktis ini mempercepat normalisasi kawasan pemukiman padat penduduk tersebut, sehingga tahapan rekonstruksi atau penyaluran bantuan tenda hunian sementara dapat dilaksanakan oleh otoritas terkait dengan lebih leluasa dan tertata rapi.

    Sinergi Lintas Elemen Menjawab Situasi Tanggap Darurat

    Langkah kemanusiaan di Desa Batu Merah tidak dijalankan secara terisolasi. LDII Maluku menjalin kolaborasi erat dengan unsur Senkom Mitra Polri Provinsi Maluku serta relawan kemanusiaan setempat. Kolaborasi ini memperlihatkan pentingnya koordinasi matang di tingkat akar rumput saat merespons kedaruratan.

    Personel Senkom Mitra Polri tampak mengatur alur pengangkutan material agar proses pembuangan sisa puing berjalan lancar dan aman. Keterlibatan unsur pengamanan swakarsa ini sekaligus menjamin keteraturan di area terdampak bencana.

    “Pembersihan puing merupakan langkah awal untuk membantu mengembalikan kondisi lingkungan. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Abdul Samad selaku Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Maluku.

    Ia menambahkan bahwa kerja terpadu antara ormas, mitra kepolisian, dan masyarakat sipil merupakan instrumen krusial dalam mempercepat masa rehabilitasi lingkungan permukiman yang luluh lantak akibat amukan si jago merah.

    Rajutan Persaudaraan dan Solidaritas Antardaerah

    Aksi gotong royong di Batu Merah turut diwarnai keterlibatan Paguyuban Sedyo Utomo Jawa Tengah yang anggotanya berdomisili di Maluku. Komunitas perantau ini turut mencurahkan tenaga dalam membersihkan sisa abu dan puing pembakaran, memperlihatkan pesan kuat mengenai persaudaraan lintas budaya.

    Keberadaan berbagai kelompok sosial dari latar belakang kultural yang beragam menunjukkan bahwa musibah kemanusiaan mampu meluruhkan sekat-sekat kedaerahan. Semangat kebersamaan yang tumbuh di atas puing-puing arang tersebut merefleksikan nilai luhur gotong royong Indonesia yang masih mengakar kuat.

    “Kami datang membawa semangat persaudaraan. Perbedaan daerah bukan penghalang untuk bergotong-royong dan membantu saudara yang sedang mengalami musibah,” kata Iman Santoso, Ketua Paguyuban Sedyo Utomo Jawa Tengah.

    Pembersihan material yang tuntas dikerjakan hingga sore hari tersebut kini membuka kembali akses jalan setapak desa, memudahkan mobilitas logistik serta mempercepat proses pemulihan sosial ekonomi warga Desa Batu Merah ke depan.

    📖 Glosarium Istilah

    • LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia): Organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia yang bergerak aktif dalam dakwah, pembinaan moral, pendidikan, serta aksi sosial kemasyarakatan.
    • Senkom Mitra Polri: Organisasi masyarakat yang dibentuk atas dasar kesadaran sukarela untuk membantu kepolisian dalam memelihara keamanan, ketertiban, serta tanggap bencana alam.
    • Gotong Royong: Konsep kearifan lokal bangsa Indonesia yang mengedepankan kerja sama sukarela demi menyelesaikan pekerjaan atau persoalan demi kepentingan bersama.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.