DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Ogan Ilir resmi menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar bagi para kader Tim Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) pada Minggu (30/8). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang publikasi dan pendokumentasian berbagai kegiatan organisasi di tingkat Pimpinan Cabang (PC) maupun Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Ogan Ilir.
Peningkatan Kapabilitas Kader dalam Menghadirkan Informasi Kredibel
Ketua DPD LDII Ogan Ilir, Edi Irwandi, dalam arahannya menekankan posisi krusial kader KIM sebagai garda terdepan dalam menyebarluaskan syiar positif kepada khalayak luas. Ia menyoroti bahwa penguasaan teknik jurnalistik menjadi syarat mutlak agar substansi kegiatan organisasi dapat tersampaikan dengan jernih, objektif, dan persuasif.
Kita harus mampu melawan penyebaran hoaks dengan menyajikan berita yang valid dan akuntabel. Adik-adik di tim KIM adalah corong informasi bagi LDII. Pastikan setiap kegiatan dikemas dengan narasi yang mudah dicerna masyarakat namun tetap sarat akan nilai-nilai kebaikan, ujar Edi Irwandi.
Pengembangan Kompetensi melalui Praktik Jurnalistik Terapan
Untuk membekali peserta dengan keterampilan yang aplikatif, DPD LDII Ogan Ilir menghadirkan dua praktisi media, yakni Suwandi dan Wildan. Kurikulum pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup penguasaan teknik dasar penulisan berita dengan standar 5W+1H, penerapan pola piramida terbalik, hingga metodologi liputan di lapangan.
Selain fokus pada penulisan berita, peserta juga diberikan wawasan mendalam mengenai tata cara wawancara yang etis, pembuatan narasi media sosial yang menarik, serta pemahaman tentang etika jurnalistik. Prinsip saring sebelum membagikan informasi menjadi poin penekanan utama bagi para peserta untuk menjaga marwah lembaga di ruang digital.
Optimalisasi Diseminasi Program Pengabdian Umat
Proses pembelajaran berlangsung secara dinamis melalui sesi simulasi penulisan berita dan praktik langsung pembuatan caption konten media sosial. Melalui pendekatan ini, para kader diharapkan memiliki kepercayaan diri lebih tinggi dalam mengelola platform digital organisasi secara bertanggung jawab.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen organisasi dalam menggaungkan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa ke tengah masyarakat. Dengan peningkatan keterampilan jurnalistik ini, publik diharapkan dapat mengakses informasi mengenai kiprah positif LDII dengan lebih teratur, transparan, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
📖 Glosarium Istilah
- KIM: Tim Komunikasi, Informasi, dan Media, unit organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan konten dan humas.
- 5W+1H: Rumus dasar jurnalistik yang meliputi Who, What, Where, When, Why, dan How sebagai elemen inti berita.
- Piramida Terbalik: Teknik penulisan berita yang menempatkan informasi paling penting di bagian awal paragraf.
- 8 Bidang Pengabdian: Pilar program kerja nasional LDII yang mencakup kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi, hingga teknologi digital.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.