Memperkokoh Ketahanan Keluarga, LDII Hulu Sungai Utara Gelar Pengajian Sarimbit

Memperkokoh Ketahanan Keluarga, LDII Hulu Sungai Utara Gelar Pengajian Sarimbit
foto: ilustrasi

Memperkokoh Ketahanan Keluarga, LDII Hulu Sungai Utara Gelar Pengajian Sarimbit

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pengajian Sarimbit atau Pengajian Keluarga Bahagia pada Minggu, 30 Agustus 2026. Berlokasi di Taman Wisata Al Fatah, Kabupaten Balangan, forum edukatif ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari 65 pasang suami istri perwakilan dari PC dan PAC se-Kabupaten HSU.

Strategi Penguatan Fondasi Rumah Tangga Harmonis

Kegiatan yang berlangsung intensif dari pukul 09.00 hingga 14.00 WITA ini merupakan implementasi nyata dari program kerja bidang Pemberdayaan Keluarga DPD LDII HSU. Dengan mengangkat tema besar “Mewujudkan Keluarga Warga LDII yang Harmonis, Mandiri dan Berakhlakul Karimah”, agenda ini dirancang khusus untuk membangun komunikasi yang efektif serta menyamakan visi antara suami dan istri dalam mengarungi biduk rumah tangga.

Kehadiran peserta secara berpasangan bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis agar materi yang disampaikan dapat langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi penyampaian materi, Wanhat DPW LDII Kalimantan Selatan, H. Supriyanto, S.AP., menekankan urgensi nasihat agama sebagai kompas utama dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga hingga mencapai predikat husnul khotimah.

Peran Strategis Keluarga dalam Pembangunan Bangsa

Ketua DPD LDII HSU, Lukman Irianto, S.Pd., menegaskan bahwa institusi keluarga merupakan unit terkecil yang menjadi penentu kualitas bangsa. Menurutnya, pemahaman agama yang mendalam di tingkat rumah tangga akan melahirkan generasi penerus yang berkarakter kuat dan memberikan kontribusi positif bagi kemaslahatan masyarakat.

“Keluarga samawa adalah pondasi dalam memperkokoh kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Lukman Irianto saat memberikan sambutan pembuka.

Senada dengan hal tersebut, Wanhat DPD LDII HSU, Nasrudin Arif, memberikan pemahaman mendalam mengenai esensi keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah (Samawa) dalam perspektif yang realistis dan menyejukkan.

“Keluarga samawa tak berarti keluarga yang tak pernah sakit, tak pernah susah, tak pernah kecewa dan bahkan nangis. Tapi keluarga samawa adalah keluarga yang selalu ikhlas dan sabar dalam kehidupannya,” ungkap Nasrudin Arif di hadapan para peserta.

Harapan Keberlanjutan Program Bina Keluarga

Rangkaian acara ditutup dengan sesi doa bersama dan ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan antarwarga. Antusiasme peserta terlihat jelas dengan banyaknya diskusi interaktif mengenai tips praktis dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ke depannya, DPD LDII HSU berkomitmen untuk menjadikan pengajian serupa sebagai agenda rutin. Langkah ini dipandang sebagai ikhtiar kolektif untuk membina keluarga Indonesia yang tidak hanya tangguh secara ekonomi, namun juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah.

📖 Glosarium Istilah

  • Pengajian Sarimbit: Forum pembinaan keagamaan yang diikuti oleh pasangan suami istri untuk memperdalam ilmu rumah tangga.
  • Samawa: Singkatan dari Sakinah (ketenangan), Mawaddah (cinta kasih), dan Warahmah (kasih sayang).
  • Berakhlakul Karimah: Perilaku terpuji dan berbudi pekerti luhur sesuai ajaran Islam.
  • Wanhat: Dewan Penasihat organisasi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.