LDII Tanjungpinang dan Bintan Pererat Silaturahim Melalui Ajang Mini Soccer Cup VIII

LDII Tanjungpinang dan Bintan Pererat Silaturahim Melalui Ajang Mini Soccer Cup VIII
foto: ilustrasi / istimewa

Kota Tanjungpinang menjadi saksi sinergi antara DPD LDII Kota Tanjungpinang dan LDII Kabupaten Bintan dalam penyelenggaraan turnamen olahraga bergengsi, Mini Soccer Cup VIII 2026. Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Mabrur Pratama tersebut diikuti oleh berbagai tim generasi muda dari kedua wilayah, yang bertujuan untuk mempererat ikatan kekeluargaan melalui aktivitas fisik yang sehat.

Penanaman Karakter Generasi Muda Berbasis Sportivitas

Ketua DPD LDII Kota Tanjungpinang, Erwin, menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan di atas lapangan hijau. Lebih jauh, kegiatan ini merupakan instrumen pembinaan untuk membentuk karakter pemuda yang unggul.

Melalui olahraga mini soccer ini, kita ingin menanamkan karakter Tri Sukses pada generasi muda, yaitu alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Para pemain juga perlu menjunjung tinggi kejujuran, kerukunan, kekompakan, serta kerja sama tim, ujar Erwin.

Erwin menambahkan bahwa esensi dari penyelenggaraan turnamen ini melampaui capaian skor akhir. Sikap mental pemain saat bertanding, kemampuan berkomunikasi di dalam tim, serta etika dalam menjalin relasi antarpeserta menjadi indikator utama keberhasilan pembinaan karakter yang selama ini diusung oleh organisasi.



Sarana Penguatan Silaturahim Antarwilayah

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Sigit Susanto, menyoroti fungsi strategis turnamen sebagai ruang temu bagi para pemuda dari Tanjungpinang dan Bintan. Baginya, interaksi sosial di luar rutinitas harian sangat penting untuk menjaga keharmonisan komunitas.

Turnamen ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar generasi muda menjaga kesehatan, sportivitas, dan silaturahim, kata Sigit.

Dalam kesempatan yang sama, Wanhat LDII Tanjungpinang, Maryoto, memberikan pesan penting kepada seluruh peserta dan pendukung yang memadati lapangan. Ia mengingatkan agar semangat kompetisi tidak mengesampingkan nilai-nilai kerukunan. Menurutnya, menjaga ketertiban dan rasa saling menghargai adalah bagian tak terpisahkan dari integritas seorang olahragawan yang berkarakter. Pertandingan yang tertib, menurut Maryoto, menjadi cerminan dari kedewasaan para generasi muda yang terlibat.

📖 Glosarium Istilah

  • Tri Sukses: Program pembinaan karakter dalam lingkungan LDII yang menitikberatkan pada aspek alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
  • Wanhat: Dewan Penasihat, badan organisasi yang bertugas memberikan pertimbangan serta arahan strategis kepada pengurus harian organisasi.
  • Mini Soccer: Variasi permainan sepak bola yang dimainkan di lapangan dengan ukuran lebih kecil, biasanya dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dari sepak bola konvensional.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.