LDII Tamalanrea Makassar Asah Potensi Kepemimpinan Generasi Muda Lewat Program CAI

LDII Tamalanrea Makassar Asah Potensi Kepemimpinan Generasi Muda Lewat Program CAI
foto: ilustrasi / istimewa

Penguatan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Pengurus Cabang (PC) LDII Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, sukses menyelenggarakan kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) sebagai langkah strategis dalam membekali generasi muda dengan nilai-nilai kepemimpinan serta kerja sama tim. Program yang berlangsung di Aula Villa Iluna, kawasan pegunungan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (5/9/2026) ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari kalangan generasi muda LDII.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para remaja untuk mengasah kemampuan manajerial dan kepedulian sosial di luar lingkungan formal. Dengan latar belakang alam yang terbuka, para peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman dan melatih kemandirian serta disiplin organisasi.

Komitmen Sinergi dalam Membentuk Generasi Berkarakter

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, H. Asdar Mattiro, didampingi oleh Pembina PC LDII Tamalanrea, H. Marang, serta Ketua PAC LDII Tamalanrea, Ahmad Riefai. Kehadiran para tokoh ini memberikan suntikan motivasi bagi peserta agar mampu mengintegrasikan ilmu agama dengan kecakapan hidup (life skills).

Dalam arahannya, H. Asdar Mattiro menegaskan pentingnya menanamkan semangat organisasi sejak dini untuk menyiapkan estafet kepemimpinan di masa depan.

"Jadilah generasi muda yang memiliki 3K: karya, kontribusi, dan komunikasi. Terus berkarya, memberikan kontribusi untuk masyarakat dan bangsa, serta membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak," ujar Asdar Mattiro.

Menurutnya, organisasi merupakan laboratorium sosial di mana setiap individu belajar untuk mengatur diri sendiri sebelum memimpin orang lain, belajar mengambil keputusan yang tepat, dan bertanggung jawab atas setiap tindakan yang diambil.

Metode Diskusi dan Kolaborasi Tim

Guna memaksimalkan output pembelajaran, panitia menerapkan metode diskusi kelompok yang interaktif. Sebanyak 100 peserta dibagi menjadi enam kelompok, masing-masing dengan anggota 10 hingga 15 orang. Setiap kelompok diberikan tanggung jawab untuk membedah permasalahan spesifik, kemudian merumuskan akar masalah serta mencari solusi komprehensif atas topik tersebut.

Selain fokus pada diskusi, kegiatan CAI juga mengintegrasikan aspek spiritual dan moralitas (akhlakul karimah). Para peserta dilibatkan dalam serangkaian permainan edukatif yang menuntut kekompakan, integritas, dan rasa saling percaya antaranggota tim.

PC LDII Tamalanrea berharap bahwa melalui program ini, generasi muda tidak hanya cakap secara akademik atau keagamaan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan serta kemaslahatan masyarakat luas.

📖 Glosarium Istilah

  • CAI (Cinta Alam Indonesia): Program pembinaan generasi muda LDII yang menggabungkan kegiatan alam terbuka dengan pendidikan karakter dan kepemimpinan.
  • Akhlakul Karimah: Istilah untuk perilaku terpuji atau karakter mulia yang menjadi fondasi penting dalam pendidikan karakter LDII.
  • PC LDII: Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, tingkat kepengurusan organisasi setingkat kecamatan.
  • 3K (Karya, Kontribusi, Komunikasi): Prinsip pengembangan diri yang ditekankan bagi generasi muda LDII agar bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.