LDII Mimika Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Koperasi

LDII Mimika Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Koperasi
foto: ilustrasi

Kekuatan ekonomi daerah di Kabupaten Mimika kini mendapatkan dorongan strategis melalui upaya penguatan sektor usaha mikro dan koperasi. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM untuk menggelar seminar ekonomi bertajuk “Koperasi Kuat, UMKM Naik Kelas: Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Mimika”.

Transformasi Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna DKM Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin, Distrik Wania, ini menjadi wadah edukasi penting bagi para pelaku usaha lokal. Dalam acara tersebut, Staf Penyuluh dan Pendamping Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Robertus Jaman, SE, memaparkan langkah-langkah praktis bagi pelaku UMKM agar bisnis mereka mampu berdaya saing di tengah pasar yang terus berkembang.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan masyarakat ini. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam sesi diskusi mencerminkan tingginya antusiasme warga Mimika untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi forum diskusi, tetapi menjadi awal dari gerakan nyata, terutama dalam mendorong masyarakat membuka usaha, mengembangkan usaha yang sudah berjalan, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran dan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, La Ode Muh. Norris Ashara, S.S.

Komitmen Sinergi Membangun Ekonomi Daerah

La Ode Muh. Norris Ashara menegaskan bahwa potensi ekonomi di Mimika, yang didukung oleh kekayaan sumber daya manusia dan kreativitas lokal, harus dikelola dengan pendekatan yang profesional. Menurutnya, orientasi ekonomi tidak boleh hanya terpaku pada profit semata, tetapi juga harus mampu memberikan dampak sosial luas, seperti membuka lapangan kerja dan mendukung perputaran ekonomi di tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, LDII Mimika mendorong agar masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk lebih mengutamakan produk lokal. Norris menambahkan bahwa setiap transaksi produk UMKM merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha warga dan stabilitas ekonomi daerah.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh di Papua Tengah. Melalui kegiatan ini, LDII Mimika berharap terciptanya program berkelanjutan yang mampu membawa koperasi dan UMKM naik kelas, sehingga ekonomi masyarakat Mimika semakin mandiri dan berdaya saing.

📖 Glosarium Istilah

  • UMKM: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang menjadi pilar penting dalam pergerakan ekonomi rakyat.
  • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam pembinaan umat.
  • Koperasi: Badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi.
  • Kemandirian Ekonomi: Kondisi di mana masyarakat mampu mengelola potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai kesejahteraan secara mandiri.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.