TANGERANG – Jajaran pengurus DPD LDII Kota Tangerang menyelenggarakan pengajian rutin bulanan sekaligus agenda konsolidasi organisasi yang dipusatkan di Aula GSG Al-Furqon, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (17/9). Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan PC (Pengurus Cabang) tingkat kecamatan dan PAC (Pengurus Anak Cabang) tingkat kelurahan ini bertujuan memantapkan amanah kepengurusan sekaligus mensinergikan program kerja organisasi di masa mendatang.
Pemantapan Integritas dan Kepemimpinan Organisasi
Dalam forum tersebut, Dewan Penasihat DPP LDII, KH Edy Suparto, memberikan penguatan kepada para kader mengenai urgensi menjaga amanah dalam mengelola organisasi berbasis keumatan. Ia menekankan bahwa jabatan dalam organisasi keagamaan merupakan tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi serta ketaatan kepada Allah SWT.
Ketaatan kepada Allah bukan hanya ditunjukkan melalui ibadah formal seperti salat atau membaca Al-Qur'an, tetapi juga melalui sikap, tutur kata, dan perbuatan sehari-hari yang mencerminkan akhlak Islam. Dengan hati yang terjaga, kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih tenteram, rukun, dan dipenuhi semangat gotong royong dalam kebaikan, ujar KH Edy Suparto.
KH Edy menambahkan bahwa aspek kebersihan hati menjadi fondasi utama bagi seorang muslim. Ia secara tegas mengingatkan seluruh jajaran pengurus untuk senantiasa menanggalkan sifat-sifat negatif seperti rasa iri, dengki, dan sombong yang dipandang mampu menggerus kualitas keimanan serta menjauhkan diri dari keberkahan.
Optimalisasi Peran Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Karakter
Sejalan dengan upaya internal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Tangerang, Muhammadiah Saied, menyoroti pentingnya pembinaan karakter bagi generasi penerus. Menurutnya, fokus utama organisasi saat ini adalah menciptakan generasi yang tidak hanya mahir dalam pemahaman agama, tetapi juga memiliki etika, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungannya.
Masjid diposisikan sebagai titik sentral pendidikan karakter yang inklusif. Muhammadiah meyakini bahwa lingkungan masjid yang kondusif dapat melahirkan kader-kader yang mampu memberikan kemanfaatan luas bagi masyarakat sekitar.
Kami terus mendorong agar kegiatan seperti ini berkembang di berbagai wilayah Kota Tangerang. Kolaborasi antara pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci untuk menjaga kehidupan sosial yang harmonis, ungkap Muhammadiah Saied.
Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan iklim sosial yang lebih harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kota Tangerang. Melalui konsolidasi yang berkelanjutan, LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan karakter bangsa melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama dan kearifan lokal.
📖 Glosarium Istilah
- DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, pengurus organisasi tingkat kota atau kabupaten.
- PC/PAC: Struktur organisasi LDII tingkat kecamatan (PC) dan tingkat kelurahan atau desa (PAC).
- Konsolidasi: Upaya penguatan dan penyatuan organisasi agar tetap solid dalam menjalankan program kerja.
- GSG: Gedung Serba Guna, fasilitas yang dikelola organisasi untuk berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.