Ketua DPW LDII Kalimantan Tengah, M. Nur Prayudi, menyerukan pentingnya memelihara soliditas dan kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengisi momentum peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Ajakan ini disampaikan langsung oleh beliau usai mengikuti rangkaian acara syukuran kemerdekaan yang berlangsung khidmat di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah pada Selasa (25/8/2026).
Komitmen Mempererat Kebersamaan di Tengah Keberagaman
Acara tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai pimpinan daerah dan tokoh lintas sektor, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kabinda, Ketua DPRD, hingga para pejabat organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini merefleksikan sinergi kolektif dalam menjaga stabilitas daerah di tengah usia kemerdekaan yang kian matang.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, LDII Kalimantan Tengah tentu memandang persatuan dan kebersamaan sebagai hal yang sangat penting. Di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, semangat untuk tetap menjaga persatuan harus terus diperkuat, ujar M. Nur Prayudi.
Dalam pandangan M. Nur Prayudi, usia 81 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan cerminan dari perjalanan panjang bangsa yang dibangun di atas fondasi pengorbanan para pejuang. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini menuntut tanggung jawab moral untuk diisi dengan karya nyata dan kontribusi positif dari setiap warga negara sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
Implementasi Nilai Perjuangan dalam Kehidupan Berbangsa
Lebih lanjut, M. Nur Prayudi mengingatkan agar kemerdekaan tidak sekadar dimaknai sebagai seremonial tahunan yang rutin diselenggarakan. Nilai-nilai patriotisme dan semangat juang para pahlawan harus ditransformasikan ke dalam perilaku sehari-hari agar tetap relevan dengan tantangan zaman.
Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan setiap tahun, tetapi bagaimana nilai-nilai perjuangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa, tegas M. Nur Prayudi.
Menutup pernyataannya, ia menekankan bahwa ruang komunikasi yang tercipta dalam acara syukuran tersebut merupakan aset berharga bagi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, unsur Forkopimda, dan organisasi kemasyarakatan perlu terus dirawat demi terciptanya harmonisasi sosial yang berkelanjutan.
Harapannya, di usia ke-81 ini, Indonesia semakin kokoh dalam persatuan serta memiliki daya saing untuk terus melangkah maju. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan rasa syukur atas kemerdekaan sebagai bahan bakar semangat dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
📖 Glosarium Istilah
- DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan yang aktif dalam pembinaan umat.
- Forkopimda: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang terdiri dari kepala daerah dan unsur pimpinan daerah lainnya untuk menjaga stabilitas keamanan.
- Aula Jayang Tingang: Lokasi strategis di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah yang sering digunakan sebagai tempat kegiatan resmi pemerintahan.
- OPD: Organisasi Perangkat Daerah, unsur pembantu kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.