LDII Bontang Perkuat Ketahanan Mental Generasi Muda Melalui Edukasi Pemahaman Diri

LDII Bontang Perkuat Ketahanan Mental Generasi Muda Melalui Edukasi Pemahaman Diri
foto: ilustrasi / istimewa

Penguatan Karakter Generasi Muda dalam Menghadapi Dinamika Pergaulan

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bontang melalui tim Bimbingan Konseling (BK) Pembina Penggerak Generus (PPG) sukses menyelenggarakan seminar dan diskusi bertajuk “No Drama, Know Yourself – Memahami Diri dan Bijak Menghadapi Dinamika Pergaulan”. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (20/9/2026) di Masjid Baitul Musthofa, Bontang Barat, ini dirancang sebagai upaya membekali generasi muda agar lebih mengenali jati diri sekaligus memiliki kecakapan dalam merespons pengaruh lingkungan pergaulan yang kian kompleks.

Pentingnya Pendampingan Profesional dalam Menangani Persoalan Pribadi

Dalam dinamika sosial, tantangan yang dihadapi generasi muda sering kali bersifat personal dan sensitif. Wakil Ketua DPD LDII Kota Bontang, Pradhika, menekankan bahwa para remaja tidak perlu menanggung beban masalah sendirian, terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental, hubungan sosial, maupun isu psikoseksual.

Masalah tersebut diharapkan bisa ditangani dengan orang yang tepat agar mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai, ujar Pradhika.

Menurutnya, setiap keputusan yang diambil remaja, meski terlihat sederhana, memiliki dampak panjang terhadap cara berpikir dan bersikap mereka ke depan.

Implementasi Nilai Kehidupan dalam Interaksi Sosial

Seminar ini tidak hanya menyasar aspek psikologis, tetapi juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu panitia pelaksana, Affan Gofari, menuturkan bahwa pemahaman terhadap identitas diri menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk menjalin hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.



Ini sangat penting, terutama bagi generus LDII Bontang. Mereka perlu memahami diri dan nilai-nilai dalam hidup yang menjadi pedoman sehari-hari, sehingga ke depan dapat membangun hubungan yang baik dengan teman maupun pasangan, jelas Affan.

Lebih lanjut, Affan menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini terletak pada keberlanjutan praktik di lapangan. Ia mendorong para peserta agar tidak berhenti pada tahap pemahaman materi, namun melangkah pada aksi nyata.

Pesan saya kepada teman-teman, apa yang sudah disampaikan oleh pemateri agar dicatat, diingat, dan dipahami. Setelah itu, yang paling penting adalah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, tambah Affan.

Melalui inisiatif ini, PPG dan BK LDII Bontang berharap dapat membentuk profil generasi muda yang memiliki ketahanan diri (resiliensi) tinggi, mampu menyeleksi pengaruh pergaulan secara bijak, serta memiliki keberanian moral untuk mencari bantuan profesional saat menghadapi kesulitan.

📖 Glosarium Istilah

  • PPG (Pembina Penggerak Generus): Badan di bawah naungan LDII yang bertugas mengelola dan membina kegiatan generasi penerus agar memiliki karakter profesional religius.
  • E-E-A-T: Standar evaluasi konten Google yang mengukur Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness dalam menyajikan informasi.
  • Dinamika Pergaulan: Proses interaksi sosial yang berubah-ubah yang memengaruhi sikap, perilaku, dan pola pikir individu dalam lingkungan masyarakat.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.