Ketua DPD LDII Sumbawa Barat Ukir Prestasi Melalui Riset Mitigasi Emisi Sampah

Ketua DPD LDII Sumbawa Barat Ukir Prestasi Melalui Riset Mitigasi Emisi Sampah
foto: ilustrasi / istimewa

Sumbawa Barat – Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumbawa Barat, Bambang Supriadi, berhasil meraih Juara I dalam Lomba Penelitian Kategori Eksakta Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, didampingi Wakil Bupati Hanipah Musyafirin di halaman Kantor Bupati Graha Fitrah KTC Taliwang, Senin (21/9/2026).

Inovasi Strategis Pengelolaan Sampah Berbasis Mitigasi Iklim

Penelitian yang mengantarkan Bambang pada podium juara mengangkat tajuk "Estimasi Potensi Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca melalui Implementasi Program Pengelolaan Sampah Sekolah di Kabupaten Sumbawa Barat". Kajian mendalam ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat sebagai upaya mencari solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan di daerah tersebut.

Dalam penelitiannya, Bambang menegaskan bahwa paradigma pengelolaan sampah perlu bergeser dari sekadar masalah kebersihan menjadi instrumen mitigasi perubahan iklim. Ia memaparkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari berkurangnya volume limbah di sekolah, melainkan juga dari dampak nyata terhadap jejak karbon.

Pengelolaan sampah yang sistematis, terpadu, dan berkelanjutan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan. Ada aspek sosial, kesehatan, ekonomi, dan ekologi yang juga dapat dikembangkan, termasuk kontribusinya dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, ujar Bambang.

Integrasi Pendidikan Lingkungan dalam Pembangunan Berkelanjutan

Melalui pendekatan risetnya, Bambang menempatkan sektor pendidikan sebagai pusat peradaban untuk membangun kesadaran lingkungan yang sistematis. Sekolah dipandang sebagai laboratorium strategis untuk menanamkan kebiasaan berkelanjutan yang memiliki dampak jangka panjang bagi ekosistem daerah.

Prestasi ini bukan kali pertama bagi Bambang dalam kancah penelitian BRIDA. Rutinitasnya mengikuti ajang kompetisi riset merupakan bagian dari komitmennya untuk menguji ide-ide solutif yang mendukung arah pembangunan daerah. Selain dikenal sebagai akademisi dan peneliti, Bambang juga aktif dalam Komunitas Hijau Biru (KHB) serta memegang amanah di Biro Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam dan Lingkungan (LISDAL) DPW LDII Provinsi NTB.

Implementasi Nilai Karya dan Kontribusi bagi Daerah

Aktivitas Bambang dalam dunia riset merupakan manifestasi dari semangat Karya, Kontribusi, dan Komunikasi (K3) yang menjadi pilar organisasi LDII. Baginya, sebuah karya ilmiah harus mampu bertransformasi menjadi kontribusi nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana komunikasi untuk membangun sinergi lintas sektoral.

Ia menaruh harapan besar agar hasil penelitian ini tidak sekadar berakhir di atas kertas, melainkan menjadi referensi kebijakan pemerintah dalam merumuskan strategi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat. Dengan perspektif baru ini, sampah diharapkan dapat dikelola menjadi sumber daya yang mendukung ketahanan lingkungan di masa depan.

📖 Glosarium Istilah

  • BRIDA: Badan Riset dan Inovasi Daerah, lembaga pemerintah yang mengoordinasikan penelitian dan inovasi di tingkat daerah.
  • K3: Singkatan dari Karya, Kontribusi, dan Komunikasi, prinsip pengembangan program yang diusung oleh LDII.
  • Mitigasi: Upaya untuk mengurangi dampak atau risiko dari suatu fenomena, dalam konteks ini adalah emisi gas rumah kaca untuk mengatasi perubahan iklim.
  • LISDAL: Biro Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam dan Lingkungan, divisi khusus di bawah naungan LDII yang berfokus pada isu lingkungan dan pengembangan teknologi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.