BEKASI — Jajaran Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Bekasi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus merawat sinergi lintas sektoral dalam memelihara ketertiban masyarakat. Komitmen tersebut tercermin saat Ketua PC LDII Kecamatan Bekasi Selatan, M. Basri Borahima, hadir langsung dalam agenda pisah sambut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bekasi Selatan yang digelar di Grand Arsyilla Hotel, Kota Bekasi, pada Selasa malam.
Tongkat Estafet Kepemimpinan Polsek Bekasi Selatan Resmi Berganti
Pertemuan yang berlangsung khidmat sekaligus hangat itu menandai rotasi pucuk pimpinan Polsek Bekasi Selatan. Kompol Suparmin yang telah menuntaskan masa tugas kewilayahannya kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Seksi (Kasi) Hukum di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota. Tongkat komando pengamanan wilayah Bekasi Selatan secara resmi diteruskan kepada AKP Rumangga Putratama Napitupulu.
Sekitar seratus tamu undangan memadati ruangan acara. Hadir di antaranya jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam/Muspika), Mitra Polri, perwakilan pemuka agama, tokoh masyarakat setempat, serta personel kepolisian bersama Bhayangkari Ranting Bekasi Selatan. Pertemuan lintas elemen ini menjadi ruang konsolidasi sosial yang penting bagi keberlanjutan stabilitas lingkungan perkotaan yang dinamis.
Dalam pidato perpisahannya, Kompol Suparmin mengutarakan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran personel kepolisian yang telah mendampingi langkah kerjanya selama menjabat. Beliau menekankan bahwa soliditas internal dan kemitraan eksternal menjadi pilar utama terjaganya kondusivitas wilayah selama kepemimpinannya.
Apresiasi setinggi-tingginya juga dialamatkan Suparmin kepada segenap unsur Muspika, kelompok kemitraan kepolisian, tokoh lintas agama, hingga ormas kemasyarakatan. Menurutnya, kesadaran kolektif dari seluruh lapisan warga Bekasi Selatan menjadi kunci utama terwujudnya lingkungan yang tenteram dan minim gesekan sosial.
Inovasi Pembinaan Personel dan Pencegahan Kenakalan Remaja Lewat Bela Diri
Memasuki fase kepemimpinan anyar, AKP Rumangga Putratama Napitupulu mengawali langkahnya dengan memperkenalkan rekam jejak kedinasan kepada para tamu undangan. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2015 tersebut langsung menegaskan arah program kerja taktis yang bakal diterapkannya, khususnya terkait kesiapsiagaan fisik dan keterampilan teknis jajaran operasional di lapangan.
AKP Rumangga menilai kebugaran tubuh serta kemahiran pertahanan diri merupakan kualifikasi fundamental bagi aparat penegak hukum modern guna mengimbangi tantangan tugas yang makin kompleks di tengah kawasan urban.
"Saya ingin seluruh personel Polsek Bekasi Selatan terus meningkatkan kemampuan, salah satunya melalui latihan bela diri. Selain untuk menjaga kebugaran, kemampuan bela diri juga penting sebagai bekal personel dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar AKP Rumangga.
Menariknya, visi AKP Rumangga tidak berhenti pada dinding barak kepolisian semata. Ia melontarkan gagasan pembinaan bela diri yang menyasar langsung para pelajar di tingkat sekolah se-Kecamatan Bekasi Selatan. Langkah preventif ini dirancang guna memfasilitasi energi generasi muda ke dalam kanal aktivitas yang positif, disiplin, dan terarah.
Inisiatif tersebut ditargetkan menjadi formula ampuh menekan angka tawuran antarpelajar yang kerap menghantui kawasan perkotaan. Dengan ruang penyaluran bakat yang sehat, potensi anak-anak muda diharapkan mampu terkonversi menjadi prestasi nyata alih-alih terjerumus pada kenakalan jalanan maupun tindakan melanggar hukum.
Komitmen Sinergi Berkelanjutan Ormas Keagamaan dan Penegak Hukum
Menyambut gagasan konstruktif dari kepemimpinan baru tersebut, Ketua PC LDII Kecamatan Bekasi Selatan, M. Basri Borahima, menyambut baik dan menaruh harapan besar pada kepemimpinan AKP Rumangga. LDII menaruh perhatian serius terhadap isu pembinaan generasi penerus yang berkarakter luhur, mandiri, dan berjiwa kesatria, selaras dengan program pembinaan pemuda yang dicanangkan Polsek Bekasi Selatan.
Basri menggarisbawahi bahwa keamanan lingkungan bukan semata tanggung jawab aparatur berseragam, melainkan kewajiban bersama seluruh entitas sipil. Kolaborasi aktif antara kepolisian, pemerintah daerah, dan institusi dakwah menjadi formula ampuh membentengi masyarakat dari disintegrasi sosial.
"Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di Bekasi Selatan diperlukan kerja sama yang kuat. Insya Allah LDII selalu siap bekerja sama dengan pihak Forkopimcam untuk kemajuan Bekasi Selatan, termasuk dengan kepolisian," tegas Basri.
Menurut Basri, kerja sama harmonis yang selama ini terbina bersama Kompol Suparmin akan terus dirawat dan ditingkatkan bersama pejabat baru. LDII senantiasa membuka ruang komunikasi serta keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, mitigasi problem sosial, hingga pembinaan mental spiritual warga demi menyokong stabilitas daerah.
Acara pisah sambut tersebut dituntaskan melalui seremonial penyerahan cendera mata kepada Kompol Suparmin sebagai wujud tanda hormat atas dedikasinya, kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah serta dokumentasi foto bersama yang memancarkan atmosfer kekeluargaan yang guyub.
📖 Glosarium Istilah
- Forkopimcam / Muspika: Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (dahulu Musyawarah Pimpinan Kecamatan), wadah koordinasi antara camat, kapolsek, dan danramil untuk menjaga kestabilan wilayah.
- Kamtibmas: Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional.
- PC LDII: Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur kepengurusan organisasi LDII pada tingkatan kecamatan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.