KUALA TUNGKAL – Jamaah Masjid Hidayatul Ula memadati saf pelaksanaan salat Jumat di Jalan Saudara 25, Tungkal Harapan, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Di tengah tantangan cuaca panas dan kekeringan yang melanda kawasan pesisir tersebut, mimbar Jumat menjadi sarana pengingat spiritual bagi masyarakat untuk kembali bersimpuh memohon pertolongan Allah SWT melalui lantunan istighfar dan doa meminta hujan.
Ibadah mingguan yang diikuti oleh warga LDII dan masyarakat Tungkal Harapan ini berlangsung secara khusyuk. Cuaca terik yang menyelimuti kawasan Tanjung Jabung Barat dalam beberapa pekan terakhir menjadi latar belakang kuat penyampaian pesan khutbah, menekankan ketergantungan mutlak manusia kepada Sang Pencipta.
Momentum Spiritual dan Ikhtiar Menghadapi Kemarau
Khatib sekaligus imam salat Jumat, Ustaz Suhardi Nurkholis, menyampaikan bahwa fenomena alam berupa musim kemarau panjang selayaknya dimaknai secara mendalam. Bagi seorang mukmin, situasi sulit bukan sekadar ujian fisik maupun ekonomi, melainkan panggilan batin untuk mengevaluasi diri serta mempererat kedekatan dengan Allah SWT.
“Perbanyaklah istigfar dan doa meminta hujan. Musim kemarau yang berkepanjangan ini hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Ustaz Suhardi Nurkholis di hadapan jamaah.
Ia memaparkan bahwa bacaan istighfar memiliki dimensi yang sangat luas dalam ajaran Islam. Memohon ampun bukan semata-mata pengakuan atas kekhilafan, melainkan bentuk ikhtiar aktif untuk membuka pintu-pintu rahmat dan keberkahan langit yang tertahan.
“Dengan istighfar, kita memohon ampunan dan rahmat Allah. Kita juga berdoa agar hujan segera diturunkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Suhardi menegaskan esensi tobat dalam membuka pintu karunia.
Penguatan Sikap Sabar, Tawakal, dan Tanggung Jawab Lingkungan
Di samping dorongan memperbanyak doa dan permohonan ampunan, jamaah diajak menumbuhkan sikap sabar dan keteguhan hati. Ustaz Suhardi menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah harian kendati aktivitas sehari-hari dihadapkan pada keterbatasan sumber daya air selama musim kemarau.
Menurutnya, munajat doa harus selalu berjalan seiring dengan sikap tawakal serta tindakan nyata di lapangan. Menjaga keselamatan diri, menjaga kebersihan, serta memelihara kelestarian lingkungan sekitar dari risiko kekeringan dan kebakaran menjadi kewajiban moral setiap individu.
Rangkaian ibadah Jumat tersebut ditutup dengan doa bersama. Para jamaah menundukkan kepala, memanjatkan harapan agar keberkahan hujan segera tercurah membasahi bumi Tanjung Jabung Barat dan memulihkan kondisi lingkungan sekitar.
📖 Glosarium Istilah
- Istighfar: Tindakan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kekhilafan, yang juga diyakini sebagai pembuka pintu rezeki dan penurun rahmat.
- Tawakal: Sikap berserah diri sepenuhnya kepada ketetapan Allah SWT setelah melakukan ikhtiar atau usaha secara maksimal.
- Khatib: Orang yang menyampaikan khutbah atau pesan-pesan keagamaan pada saat pelaksanaan ibadah salat Jumat.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.