BENGKULU – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Bengkulu mengambil langkah nyata dalam mengawal arus informasi publik dengan menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu. Sinergi lintas sektor ini difokuskan pada penguatan literasi media serta penempaan kapasitas jurnalistik bagi kalangan generasi muda agar terampil memproduksi kabar yang akurat, sejuk, dan mengedukasi masyarakat luas.
Langkah strategis tersebut diwujudkan secara konkret melalui penyelenggaraan Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar yang dipusatkan di Kantor DPW LDII Provinsi Bengkulu pada Sabtu (5/9/2026). Agenda pembekalan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si., yang hadir memberikan arahan fundamental terkait tata kelola komunikasi publik di era keterbukaan informasi.

Urgensi Keterampilan Media di Tengah Arus Informasi Digital
Pergeseran lanskap komunikasi saat ini menuntut setiap organisasi kemasyarakatan memiliki kesiapan matang dalam mengolah data dan fakta sebelum disajikan ke ranah publik. Saat membuka sesi pelatihan, Nelly Alesa menaruh apresiasi tinggi terhadap komitmen LDII yang konsisten menyediakan ruang aktualisasi bagi generasi penerus untuk mengasah kepekaan literasi serta etika jurnalistik.
Kecepatan persebaran kabar melalui kanal media sosial sering kali menimbulkan distorsi bila tidak diimbangi dengan kedewasaan berpikir kritis. Karena itu, kolaborasi antara pemangku kebijakan daerah dan ormas menjadi benteng penting dalam mencegah polarisasi akibat informasi yang keliru.
“Kerja sama ini kita jalin agar informasi yang sampai kepada masyarakat adalah berita yang bermanfaat, tidak memancing keributan, dan membawa kedamaian,” tegas Dr. Hj. Nelly Alesa saat menyampaikan sambutan resminya di hadapan para peserta.
Simulasi dinamis aliran data jurnalistik berimbang: integrasi pemrosesan fakta, verifikasi sumber, dan deseminasi informasi positif.
Peran Strategis Pewarta Muda Menyokong Kemajuan Pembangunan Daerah
Jurnalisme tidak sekadar merangkai untaian kalimat menjadi wacana, melainkan jembatan penyampai kebenaran yang mengikat keselarasan antara warga dan pemerintah. Nelly menggarisbawahi bahwa kecakapan menulis para kader LDII memegang peranan krusial dalam menyosialisasikan program kerja pembangunan daerah Provinsi Bengkulu.
Penyampaian capaian kerja pemerintah yang dikemas secara transparan dan objektif diyakini mampu membangkitkan optimisme publik sekaligus memupuk partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Para jurnalis punya peran yang sangat besar untuk menyampaikan kebijakan Provinsi Bengkulu. Ini bukan hanya untuk LDII saja, tapi juga untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat, khususnya di Provinsi Bengkulu, serta meningkatkan SDM yang berkualitas,” ungkap Nelly lebih lanjut.
Penguatan Kapasitas Kader Daerah Demi Ekosistem Digital Berkelanjutan
Antusiasme tampak nyata sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, melainkan merupakan delegasi resmi pengurus dan pemuda utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Sepanjang sesi pelatihan, peserta digembleng materi teknis penulisan berita, prinsip verifikasi fakta, sudut pandang peliputan yang berimbang, hingga strategi mengemas konten edukatif yang relevan bagi warganet. Langkah terukur ini merupakan bagian dari ikhtiar jangka panjang DPW LDII Provinsi Bengkulu dalam mencetak talenta unggul di sektor komunikasi dan media penyiaran, sekaligus merawat harmoni sosial melalui pemberitaan yang konstruktif.
📖 Glosarium Istilah
- Dinas Kominfotik: Instansi pemerintah daerah yang membidangi urusan komunikasi, informatika, persandian, dan statistik.
- Literasi Jurnalistik: Kemampuan memahami, menganalisis, memverifikasi, dan memproduksi karya informasi berbasis kaidah jurnalistik yang berimbang.
- Ekosistem Digital: Jaringan keterhubungan platform, produsen konten, penyampai warta, dan audiens dalam lalu lintas pertukaran informasi online.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.