FORSGI Bengkulu Utara Integrasikan Pembinaan Karakter Luhur dalam Latihan Sepak Bola Usia Dini

FORSGI Bengkulu Utara Integrasikan Pembinaan Karakter Luhur dalam Latihan Sepak Bola Usia Dini
foto: ilustrasi / istimewa

FORSGI Bengkulu Utara Integrasikan Pembinaan Karakter Luhur dalam Latihan Sepak Bola Usia Dini

ARGA MAKMUR – Lapangan Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Bengkulu Utara, menjadi saksi komitmen pembinaan generasi penerus melalui dunia olahraga. Sebanyak 20 anak mengikuti sesi latihan rutin Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Bengkulu Utara pada Minggu (13/9), yang memadukan pengembangan teknik sepak bola dengan penanaman nilai-nilai karakter luhur.

Penguatan Karakter dan Teknik Bermain Sejak Usia Dini

Program latihan ini tidak sekadar berfokus pada penguasaan bola seperti passing, dribbling, dan kontrol bola. Lebih dari itu, pelatih menekankan pentingnya kerja sama tim dan kedisiplinan sebagai fondasi utama seorang atlet. Di tengah lapangan, anak-anak diajarkan untuk menghargai instruksi pelatih, menjaga sportivitas, serta memupuk tanggung jawab terhadap rekan setim.

Coach FORSGI Bengkulu Utara, Irawan Saputra, menegaskan bahwa fase usia dini merupakan momentum krusial untuk membentuk mentalitas pemain. Menurutnya, kesuksesan di lapangan hijau harus selaras dengan kematangan sikap seorang individu.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa bermain bola, tetapi juga disiplin, mau belajar, bekerja sama, dan menikmati proses latihan,” ujar Irawan Saputra.

Integrasi Nilai Luhur dalam Ekosistem Olahraga

Keberhasilan pembinaan ini tidak terlepas dari penerapan semangat 29 Karakter Luhur yang menjadi pedoman dalam pengembangan generasi muda di lingkungan LDII. Sinergi antara LDII dan FORSGI menciptakan ekosistem di mana olahraga menjadi instrumen efektif untuk mengarahkan energi anak-anak ke arah yang positif dan produktif.

Pola pembinaan yang diterapkan oleh FORSGI di Provinsi Bengkulu bertujuan menciptakan atlet masa depan yang tidak hanya memiliki fisik kuat, tetapi juga integritas moral yang tinggi. Melalui aktivitas berkelanjutan ini, diharapkan lahir generasi pesepakbola muda yang mampu menjunjung tinggi sportivitas, memiliki kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas di masa mendatang.

📖 Glosarium Istilah

  • FORSGI: Forum Sepak Bola Generasi Indonesia, sebuah wadah pembinaan sepak bola untuk usia dini hingga remaja.
  • 29 Karakter Luhur: Kurikulum pendidikan karakter berbasis nilai moral yang diterapkan dalam lingkungan pembinaan generasi penerus LDII.
  • LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pembinaan umat, termasuk pengembangan karakter generasi muda.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.