Cirebon – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren KH Aqil Siradj (KHAS) Kempek sekaligus acara Khatmil Juz Amma. Pertemuan yang berlangsung khidmat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (20/9/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkokoh silaturahmi antar elemen umat Islam di Indonesia.
Manifestasi Persatuan Bangsa Melalui Silaturahmi
Kehadiran delegasi DPP LDII dalam perhelatan tersebut bukan sekadar seremoni belaka. Sekretaris DPP LDII, Hasim Nasution, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen organisasi dalam merajut simpul-simpul persaudaraan yang inklusif. Menurutnya, ukhuwah merupakan fondasi utama yang harus dijaga melampaui sekat-sekat sosial dan latar belakang.
"Silaturrahim ini menegaskan pentingnya merajut persaudaraan dan persatuan bangsa. Ukhuwah juga harus ditanamkan untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama negara kita berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang menempatkan kebhinnekaan bangsa sebagai modal sosial dalam membangun bangsa dan negara," ujar Hasim Nasution.
Hasim menambahkan bahwa keberagaman di Indonesia adalah kekayaan yang semestinya dikelola dengan semangat persaudaraan. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan para kiai yang konsisten memberikan keteladanan dalam menjaga harmoni kebangsaan di tengah masyarakat.
Pelestarian Nilai Luhur Pesantren sebagai Perekat Umat
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH Said Aqil Siradj, menyambut positif semangat persatuan yang dibawa oleh para tamu undangan. Ia menyoroti bahwa dunia pesantren menyimpan nilai-nilai luhur, terutama dalam hal meniadakan perbedaan suku dan asal daerah di kalangan santri.
"Sebenarnya banyak sekali hal-hal keistimewaan santri dan pesantren yang harus dilestarikan, antara lain ukhuwah yang sangat kental. Sesama santri itu tanpa ada sekat, semuanya menjadi satu, satu keluarga besar. Dari luar Jawa, baik dari dalam Jawa sendiri, Jawa, Sunda, kalau ada satu pesantren sekarang sudah satu keluarga, hilang sekat-sekat, hilang sekat suku," ujar KH Said Aqil Siradj.
KH Said Aqil Siradj menekankan bahwa kekuatan umat Islam akan menjadi sangat dahsyat jika mampu bersatu. Meskipun terdapat perbedaan mazhab atau aliran, ia meyakini bahwa ukhuwah yang solid adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman.
"Saat ini ukhuwah sangat dibutuhkan. Bila umat Islam bersatu walaupun beda mazhab, beda aliran, maka lahirlah kekuatan yang luar biasa," pungkas KH Said Aqil Siradj.
📖 Glosarium Istilah
- Ukhuwah: Konsep persaudaraan yang dibangun atas dasar kasih sayang dan kebersamaan, khususnya di kalangan umat Islam.
- Harlah: Singkatan dari Hari Lahir, merujuk pada peringatan hari ulang tahun sebuah institusi atau organisasi.
- Khatmil Juz Amma: Acara perayaan atau seremoni penyelesaian pembelajaran menghafal atau membaca Juz 30 dalam Al-Qur'an.
- DPP LDII: Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, lembaga pusat yang mengoordinasikan kegiatan dakwah organisasi.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.