TANGERANG SELATAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Tangerang Selatan menggelar agenda konsolidasi organisasi berskala besar guna mempererat koordinasi hingga ke level akar rumput. Pertemuan strategis yang berlangsung di halaman Gedung Serba Guna (GSG) Baitussalam, Tangerang Selatan, pada Minggu (20/9/2026) tersebut menghadirkan jajaran pengurus dari tingkat wilayah hingga pusat.
Akselerasi Program Kerja Berbasis Kewilayahan
Langkah pembaruan tata kelola kepengurusan menjadi agenda utama dalam pertemuan ini. Organisasi dituntut untuk lebih adaptif dan efisien dalam merespons dinamika yang terjadi di lapangan. Fokus utama diarahkan pada penguatan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebagai garda terdepan aktivitas warga LDII.
Program kerja DPP tahun ini akan lebih fokus ke PC dan PAC, sekaligus memperkuat sebaran organisasi di tingkat DPW dan DPD. Sekitar 70 persen aktivitas organisasi berada di bawah PC dan PAC. Karena itu, penguatan kedua tingkatan tersebut dinilai penting agar mampu menjadi ujung tombak pelaksanaan program sekaligus menjadi ruang bagi warga LDII untuk berkegiatan dan beramal saleh, ujar Sekretaris Umum DPP LDII, Tri Gunawan Hadi.
Sinergi dan Sinkronisasi Tata Kelola Organisasi
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP LDII Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Ibnu Anwarudin, menekankan bahwa struktur organisasi bukanlah sekadar formalitas jabatan. Sebaliknya, organisasi harus difungsikan sebagai wadah yang produktif bagi warga untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Organisasi ini adalah wadah untuk berkegiatan dan beramal saleh, mencari pahala. Karena itu, harus ada alur koordinasi dan kita harus saling memperkuat agar organisasi dapat berjalan dengan baik, tutur Ibnu Anwarudin.
Lebih lanjut, ia menyoroti urgensi sinkronisasi administrasi yang mencakup penataan data di tingkat PC dan PAC. Langkah ini dipandang krusial untuk mendukung efektivitas pelaksanaan berbagai forum organisasi, mulai dari Musyawarah Wilayah (Muswil), Musyawarah Daerah (Musda), hingga pengelolaan basis data keanggotaan secara terpadu.
Penguatan Kapasitas Organisasi Menuju Profesionalisme
Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Organisasi Menuju Tata Kelola yang Profesional”, kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan tingkat PC dan PAC, serta jajaran Dewan Penasihat dari berbagai tingkatan. Kehadiran Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, serta Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito, menambah bobot urgensi dari langkah konsolidasi ini.
Dengan memfokuskan program pada level bawah sebagai ujung tombak kegiatan, LDII berupaya menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi yang fleksibel, profesional, dan berdaya guna. Hal ini diharapkan mampu mendorong kemudahan akses bagi warga dalam beribadah dan berkegiatan sosial di tengah masyarakat.
📖 Glosarium Istilah
- PC: Pimpinan Cabang, struktur organisasi LDII setingkat kecamatan.
- PAC: Pimpinan Anak Cabang, struktur organisasi LDII setingkat kelurahan atau desa.
- OKK: Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan yang bertugas mengatur tata kelola sumber daya organisasi.
- Musda: Musyawarah Daerah, forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten/kota.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.