PEMALANG – Ratusan remaja yang tergabung dalam naungan LDII Kabupaten Pemalang mengikuti sarasehan intensif mengenai persiapan kehidupan berkeluarga di kawasan Bendung Mejagong, Randudongkal, Jawa Tengah, pada Minggu (30/8/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai respons preventif terhadap tingginya angka perceraian di wilayah setempat melalui pendekatan edukasi komprehensif bagi generasi penerus.
Penguatan Fondasi Mental dan Kemandirian Ekonomi Calon Keluarga
Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai kesiapan mental, dinamika kehidupan rumah tangga, hingga strategi kemandirian ekonomi. Inisiatif yang diinisiasi oleh DPD LDII Kabupaten Pemalang melalui Penggerak Pembina Generasi Penerus (PPG) ini bertujuan memberikan bekal yang matang agar para remaja memiliki kesiapan utuh sebelum memasuki gerbang pernikahan.
Pernikahan bukan sekadar mengikat janji. Ada kesiapan mental, agama, dan finansial yang perlu dipersiapkan, ujar Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, Agus Sarwono.
Pentingnya Tanggung Jawab dan Komunikasi dalam Membina Rumah Tangga
Lebih lanjut, Agus Sarwono menekankan bahwa pendidikan pranikah mencakup pemahaman mendalam mengenai hak serta kewajiban sebagai suami maupun istri. Kurikulum dalam sarasehan ini juga menyinggung pentingnya manajemen keuangan keluarga serta seni membangun komunikasi yang sehat antar pasangan.
Generasi muda perlu memahami tanggung jawab dalam rumah tangga sejak sebelum menikah. Mereka juga perlu memiliki kemampuan mengelola ekonomi dan membangun komunikasi dengan pasangan, tambah Agus.
Upaya Mitigasi Angka Perceraian di Kabupaten Pemalang
Kegiatan pembekalan ini memiliki urgensi tinggi mengingat catatan data statistik yang ada. Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Pemalang mencatat 3.509 kasus perceraian, sebuah angka yang menempatkan daerah tersebut pada posisi keempat tertinggi di Jawa Tengah.
Melalui langkah preventif ini, diharapkan para remaja dapat meminimalisir potensi konflik di masa depan dengan memiliki fondasi agama dan kematangan emosional yang baik. Agus menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah membentuk generasi yang cakap dalam mengelola hubungan dan memelihara keutuhan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
Kami ingin anak-anak muda memiliki bekal yang cukup sebelum membina rumah tangga. Kesiapan itu mencakup agama, mental, hubungan dengan pasangan, dan ekonomi, tutupnya.
📖 Glosarium Istilah
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan.
- PPG: Penggerak Pembina Generasi Penerus, bagian dari struktur organisasi LDII yang fokus pada pembinaan usia dini hingga remaja.
- Sarasehan: Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat atau pembekalan materi dalam suasana yang santai namun informatif.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.