Upaya Menyamakan Persepsi Lintas Generasi
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Gunungkidul menginisiasi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara orang tua dengan generasi muda. Melalui kegiatan Focus Group Discussion yang dikemas dalam konsep santai "Ngopi Bareng" di Mekar Coffee pada Jumat (28/8/2026), organisasi ini berupaya mempertemukan pandangan dari milenial, Gen Z, hingga Gen Alfa.
Pentingnya Komunikasi Dua Arah dalam Keluarga
Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wahono Budi Rustanto, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus meminimalisir jarak antar generasi. Menurutnya, perbedaan pengalaman hidup antara orang tua dan anak bukanlah sebuah penghalang, melainkan aset berharga untuk saling melengkapi.
Generasi milenial bukan berarti tidak percaya terhadap kemampuan Gen Z dan Gen Alfa. Justru kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik agar setiap generasi dapat saling memahami, ujar Wahono.
Wahono menambahkan bahwa orang tua dituntut untuk lebih adaptif dalam pola asuh dan komunikasi. Ia menegaskan bahwa orang tua tidak sepatutnya hanya memosisikan diri sebagai pemberi instruksi, tetapi juga sebagai pendengar yang baik bagi aspirasi anak-anaknya.
Orang tua harus mau mendengar dan terus berkomunikasi dengan Gen Z dan Gen Alfa. Dengarkan apa yang mereka inginkan dan bagaimana pendapat mereka, ujar Wahono dalam forum tersebut.
Strategi Menghadapi Tantangan Zaman
Dalam menghadapi tantangan masa depan, Wahono menyoroti bahwa setiap generasi harus memiliki bekal yang mumpuni. Pembinaan generasi penerus kini dititikberatkan pada kemampuan adaptasi, pola pikir kritis, keterampilan komunikasi, serta penguatan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur agama.
Senada dengan hal tersebut, Penggerak Pembina Generasi Penerus (PPG) LDII Gunungkidul, Arum Fahmi, menyatakan bahwa ruang dialog seperti ini sangat krusial untuk membangun rasa saling percaya. Ia berharap melalui diskusi terbuka ini, kedua pihak dapat menemukan titik temu yang harmonis.
Orang tua perlu memberikan ruang bagi generasi muda. Generasi muda juga perlu menjaga kepercayaan orang tua. Kita saling belajar dan saling menguatkan untuk menjadi lebih baik, ujar Arum.
Melalui forum ini, LDII Gunungkidul berharap dapat terus menjaga keberlangsungan komunikasi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap generasi memiliki peran aktif dalam membangun hubungan yang saling mendukung di tengah arus perubahan zaman yang kian dinamis.
📖 Glosarium Istilah
- DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, lembaga tingkat kabupaten/kota yang memayungi kegiatan dakwah dan pembinaan umat.
- Gen Z & Gen Alfa: Generasi yang lahir setelah milenial, yang tumbuh besar dalam era digital dan memiliki karakteristik literasi teknologi yang tinggi.
- PPG: Penggerak Pembina Generasi Penerus, divisi dalam struktur organisasi LDII yang fokus pada pendidikan dan pembinaan generasi muda.
- Focus Group Discussion: Metode diskusi kelompok terarah untuk mengumpulkan informasi atau membangun kesepahaman terkait isu tertentu.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.