Dorong Deteksi Dini, DPD LDII Kabupaten Kediri Akselerasi Program Cek Kesehatan Gratis

Dorong Deteksi Dini, DPD LDII Kabupaten Kediri Akselerasi Program Cek Kesehatan Gratis
foto: ilustrasi / istimewa

KEDIRI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kediri mengambil langkah proaktif dalam mendukung program kesehatan nasional. Hingga pertengahan September 2026, cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah Kabupaten Kediri baru menyentuh angka 30 persen. Merespons kondisi tersebut, LDII menginisiasi gerakan pemeriksaan kesehatan massal bagi warga di lingkungan masjid dan pondok pesantren.

Sinergi Strategis LDII dan Pemerintah dalam Layanan Kesehatan

Langkah nyata tersebut merupakan bagian dari Gerakan Serentak CKG yang diinisiasi oleh DPW LDII Provinsi Jawa Timur. Di Kabupaten Kediri, pelaksanaan kegiatan dipusatkan di SMP Budi Utomo Pare, yang melibatkan partisipasi aktif siswa-siswi serta warga di sekitar area sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib, M.Kes., menekankan bahwa program CKG dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga kelompok lanjut usia. Pemeriksaan menyeluruh menjadi instrumen vital dalam memetakan profil kesehatan warga sekaligus mendeteksi dini potensi penyakit kronis.

Urgensi Deteksi Dini sebagai Upaya Preventif Penyakit

Pentingnya intervensi kesehatan sejak dini menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kondisi kesehatan yang terdeteksi lebih awal memungkinkan penanganan medis yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat penyakit telah memasuki stadium lanjut.

"Apabila penyakit diketahui sejak dini, maka lebih cepat dapat dibantu pengobatan dan kemungkinan untuk membaik juga lebih tinggi dibandingkan jika ditemukan dalam kondisi terlambat," ujar dr. Ahmad Khotib saat meninjau langsung jalannya pemeriksaan kesehatan di SMP Budi Utomo Pare.

Akselerasi Capaian Target Kesehatan Nasional

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, tercatat sekitar 33 persen penduduk Kabupaten Kediri telah terdaftar dalam program CKG, dengan 30 persen di antaranya telah menyelesaikan proses pemeriksaan. Angka ini dinilai masih perlu ditingkatkan guna mengejar target nasional yang dipatok pada angka 46 persen di tahun 2026.



Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, dr. H. Agus Sukisno, M.Kes., menyatakan bahwa keterlibatan organisasi merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah. LDII berupaya mengubah paradigma masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan fisik untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.

"Artinya kita belum mencapai cakupan yang ditargetkan oleh pemerintah pusat yaitu 46 persen. Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas Kesehatan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPD LDII Kabupaten Kediri atas kerja sama ini. Semoga ini bisa meningkatkan cakupan kita di Kabupaten Kediri," ungkap dr. Ahmad Khotib memberikan apresiasi kepada pihak LDII.

Gerakan serentak ini tidak hanya terbatas di Kabupaten Kediri, melainkan juga dilakukan di berbagai wilayah di Jawa Timur. Sinergi ini diharapkan menjadi katalisator dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini sebagai fondasi utama peningkatan kesehatan publik di masa depan.

📖 Glosarium Istilah

  • CKG: Program Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan pemerintah untuk deteksi dini berbagai penyakit bagi masyarakat luas.
  • Deteksi Dini: Proses pemeriksaan kesehatan untuk menemukan potensi penyakit sejak tahap awal sebelum gejala klinis muncul.
  • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, lembaga yang berperan aktif dalam pengabdian masyarakat dan pembangunan karakter bangsa.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.