KUPANG – Wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tertimpa musibah ditunjukkan oleh DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Senkom Mitra Polri NTT. Kedua organisasi tersebut secara kolaboratif menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Sabtu (29/8/2026).
Sinergi Penyaluran Bantuan Melalui Polresta Kupang Kota
Proses penyerahan bantuan berlangsung di Markas Komando (Mako) Polresta Kupang Kota. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Pamapta I SPKT Polresta Kupang Kota, Ipda Agus Hariadi. Paket bantuan yang diserahkan mencakup berbagai kebutuhan pokok serta pakaian layak pakai, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa yang menjadi korban bencana.
Ketua DPW LDII NTT, Ahmad Jais, menegaskan bahwa aksi ini merupakan respons cepat organisasi dalam menanggapi kesulitan yang dialami warga pascabencana. Ia berharap dukungan ini menjadi stimulan bagi pemulihan kondisi masyarakat di daerah terdampak.
"Dukungan dari berbagai elemen diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan," ujar Ahmad Jais.
Kegiatan kemanusiaan ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus inti, di antaranya Sekretaris DPW LDII NTT Muhammad Fahreza Aditya, Bendahara DPW LDII NTT Mulyono, serta perwakilan dari Senkom Mitra Polri NTT yang terdiri dari Sekretaris Reynaldo dan jajaran Biro Penanggulangan Bencana dan SAR, Muhammad Alfa Alfin Fauzan.
Apresiasi Terhadap Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang dilakukan oleh LDII dan Senkom. Ia memandang langkah ini sebagai manifestasi kuatnya jiwa sosial masyarakat dalam menghadapi situasi kedaruratan.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPW LDII NTT bersama Senkom Mitra Polri NTT atas bantuan kemanusiaan yang diberikan untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores. Bantuan ini tentu sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit pascabencana," ujar Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam proses rehabilitasi pascabencana. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi serta psikologis warga.
"Kami berharap bantuan ini dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian seperti ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi bencana, kita tidak sendiri. Ada kebersamaan dan semangat gotong-royong untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak," lanjutnya.Polresta Kupang Kota berkomitmen untuk memastikan seluruh bantuan yang masuk dari berbagai pihak dikelola dengan transparan dan segera didistribusikan kepada sasaran yang tepat. Hal ini dilakukan guna mendukung proses pemulihan warga di Flores yang terdampak oleh gempa bumi besar pada 15 Agustus 2026 lalu.
📖 Glosarium Istilah
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
- Senkom Mitra Polri: Sentra Komunikasi Mitra Polri, organisasi masyarakat yang bergerak di bidang kebencanaan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.
- SPKT: Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, unit yang bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
- Mako: Markas Komando, pusat kendali atau kantor utama dari sebuah kesatuan instansi pemerintah atau keamanan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.