TIMIKA – Langkah nyata dalam memperkuat pondasi kesejahteraan keluarga di wilayah Papua Tengah kembali ditunjukkan melalui keterlibatan aktif elemen masyarakat dalam struktur formal pemerintahan tingkat kelurahan. Nurhayana, seorang kader potensial dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), secara resmi dilantik sebagai jajaran pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Inauga pada Kamis (30/7/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Kantor Distrik Wania, Timika ini, menandai babak baru sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian perempuan di tingkat akar rumput.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Distrik Wania, Golfrid Lesomar, dengan disaksikan oleh Kepala Distrik Wania, Ria Mandiwa. Penunjukan Nurhayana ke dalam struktur organisasi PKK ini bukan tanpa alasan; kehadirannya diproyeksikan mampu membawa energi baru dalam mengeksekusi berbagai program strategis PKK, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup keluarga dan pemberdayaan perempuan di lingkungan Kelurahan Inauga.
Komitmen LDII dalam Pembangunan Daerah
Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, memberikan apresiasi mendalam atas amanah baru yang diemban oleh kadernya tersebut. Baginya, posisi ini merupakan ruang pengabdian yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemaslahatan umat.
"Kami berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Inauga," ujar La Ode Muh Norris Ashara saat memberikan keterangan resminya.
Keberadaan kader LDII di berbagai lini kemasyarakatan menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya berfokus pada pembinaan internal, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan pembangunan nasional. Keterlibatan aktif ini merupakan manifestasi dari kontribusi berkelanjutan LDII dalam mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung aspek sosial ekonomi masyarakat.
"Keterlibatan kader LDII di berbagai bidang kemasyarakatan merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung program pemerintah. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tambah La Ode Muh Norris Ashara menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Dukungan Luas Tokoh Masyarakat
Acara pelantikan ini juga menjadi ajang konsolidasi bagi para pemangku kepentingan di wilayah Distrik Wania. Hal ini terlihat dari kehadiran sejumlah tokoh sentral dan pimpinan wilayah, di antaranya:
- Elias Yawa (Kepala Kampung Kadun Jaya)
- Meki Mirip (Kepala Kampung Mandiri Jaya)
- Nobertus Ditubun (Kepala Kampung Nawaripi)
- Edyson Rafra (Kepala Kampung Mawokauw Jaya)
- Gerson Rumbarar (Kepala Kelurahan Inauga)
- Musdalifah (Kepala Kelurahan Kamoro Jaya)
- Jan Roly Rahakbauw (Kepala Kelurahan Wonosari Jaya)
Momentum ini sekaligus menegaskan kembali komitmen LDII Mimika untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Fokus utamanya tetap konsisten pada penguatan institusi keluarga sebagai unit terkecil masyarakat. Melalui sinergi yang terjalin dalam TP PKK, LDII berharap dapat berkontribusi lebih masif dalam melahirkan keluarga-keluarga yang mandiri, sejahtera, memiliki daya saing, serta berdaya guna bagi lingkungan sekitarnya.
📖 Glosarium Istilah
- TP PKK: Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi sosial keagamaan yang berfokus pada pembinaan karakter dan kontribusi sosial.
- Distrik: Pembagian wilayah administratif di Provinsi Papua dan Papua Tengah yang setingkat dengan Kecamatan.
- Sinergi: Kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk menghasilkan output yang lebih besar daripada bekerja sendiri-sendiri.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.