Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Parepare melakukan audiensi strategis dengan Pemerintah Kota Parepare guna memaparkan program pembinaan generasi muda bertajuk Cinta Alam Indonesia (CAI). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Parepare pada Kamis (6/8/2026) ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan visi pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter unggul di wilayah Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual.
Penerimaan Positif Pemerintah Kota Parepare terhadap Inisiatif LDII
Kehadiran jajaran pengurus DPD LDII Kota Parepare disambut hangat oleh Asisten I Pemerintah Kota Parepare, Dede Harirustaman, yang hadir mewakili Wali Kota Parepare. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Kota Parepare, Abdul Hakim, memimpin langsung delegasi didampingi oleh Sekretaris Suyuti, serta pengurus harian lainnya yakni Asep Prasetyo dan Muh. Anugrah. Pertemuan formal ini berlangsung dalam suasana dialogis, di mana kedua belah pihak saling bertukar gagasan mengenai tantangan pembinaan pemuda di era modern.
Pihak Pemerintah Kota memberikan apresiasi atas inisiatif LDII yang secara konsisten aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya pemuda. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dianggap sebagai kunci utama dalam menekan angka permasalahan sosial remaja sekaligus mengoptimalkan potensi mereka demi kemajuan daerah.
Implementasi Pembentukan Karakter melalui Program Cinta Alam Indonesia
Fokus utama dalam audiensi tersebut adalah pemaparan konsep pelaksanaan Cinta Alam Indonesia (CAI) sebagai instrumen pembinaan. Program ini didesain secara komprehensif dengan memadukan elemen pembinaan spiritual, kedisiplinan, kemandirian, hingga wawasan kebangsaan yang dikemas melalui kegiatan luar ruangan. LDII meyakini bahwa pendekatan langsung di alam terbuka mampu memberikan dampak psikologis yang lebih mendalam bagi peserta didik.
“CAI menjadi salah satu media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai positif melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Generasi muda diajak belajar bekerja sama, bertanggung jawab, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Ketua DPD LDII Kota Parepare, Abdul Hakim.
Program CAI yang dipaparkan pada tahun 2026 ini merupakan edisi ke-47, yang dilaksanakan dalam bentuk Perkemahan Akhir Tahun Ajaran. Eksistensi program yang telah berjalan hampir setengah abad ini membuktikan efektivitas metode kamping dalam menanamkan kepemimpinan dan kepedulian sosial. Melalui interaksi dengan alam, para peserta diajarkan untuk menghargai ekosistem sekaligus membangun integritas pribadi yang selaras dengan norma-norma agama dan negara.
Investasi Jangka Panjang melalui Internalisasi Karakter Luhur
Lebih lanjut, Abdul Hakim menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bentuk investasi jangka panjang. Program CAI tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan sarana implementasi 29 karakter luhur yang selama ini menjadi pondasi utama pembinaan di lingkungan LDII. Nilai-nilai tersebut diejawantahkan melalui berbagai simulasi kegiatan yang mendorong peserta untuk memiliki etos kerja tinggi, kemampuan berkolaborasi, serta kebiasaan berperilaku positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan membekali generasi muda dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan integritas, LDII Kota Parepare berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pembentukan karakter yang kuat dianggap sebagai benteng utama dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks, sehingga pemuda Parepare mampu menjadi motor penggerak kemajuan di masa depan.
📖 Glosarium Istilah
- Cinta Alam Indonesia (CAI): Program perkemahan dan pembinaan karakter tahunan LDII yang fokus pada kemandirian, kedisiplinan, dan pelestarian lingkungan.
- 29 Karakter Luhur: Kumpulan nilai-nilai moral dan etika yang menjadi kurikulum utama dalam pembinaan generasi muda di lingkungan LDII.
- Audiensi: Pertemuan resmi yang dilakukan oleh suatu organisasi dengan pejabat pemerintah atau otoritas untuk menyampaikan aspirasi atau laporan program.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.